Cara Memilih Tas Kerja Wanita Yang Nyaman

Share

Memangnya penting banget kah Mbak sampai menulis cara memilih tas kerja wanita? Wah…. kalau bagi saya, dan dari berbagai tulisan yang pernah saya baca, ini penting banget. Terutama ya, kalau kita membawa tas kerja dalam jangka waktu lama, lebih-lebih kita yang banyak berjalan kaki ke tempat kerja. Ini krusial banget bukan hanya untuk kenyamanan, tapi juga buat kesehatan otot dan tulang belakang kita.

Dulu banget, saya pernah berkali-kali mengalami cedera di otot bagian rusuk serta bagian sekitar tulang belakang. Setelah ditelusuri, yang di bagian belakang (mulai dari leher, belikat sampai tulang belakang bagian bawah) itu ternyata turut diperparah oleh tas yang saya gunakan. Masa itu saya gemar mengenakan tas cangklong dan kalaupun sudah sadar dengan mengganti menjadi backpack, masih yang kurang ergonomis.

Setelah sadar dan memilih backpack yang sudah cukup nyaman, malah muncul masalah lain. Apa gerangan? Masa itu, belum terlalu lazim di lingkungan kerja saya, perempuan kerja pakai backpack. Apalagi ya, lingkungan PNS itu terhitung lumayan konservatif kalau urusan fashion item, dan semacam ada pakem yang diyakini pantas atau tidak. Suatu saat saya nongol di sebuah meeting sangat formal yang dihadiri petinggi-petinggi pemkab dan stakeholder dari unsur lain. Ternyata kemunculan saya, pejabat imut-imut (silakan yang butuh kresek. wkwkwk) nan belia, bawa-bawa backpack segede gaban, betul-betul menarik perhatian dan memancing keheranan. Ketika saya datang, seruangan memandangi saya dengan tatapan aneh. Nasib….nasib…. hahaha…..

Nah, agar teman-teman tidak mengalami pengalaman buruk seperti yang pernah saya alami, saya mencoba menuliskan hal yang penting dalam memilih tas kerja wanita. Semoga bermanfaat, ya.

 

Ketahui seberapa banyak barang bawaan Anda

Benda-benda apa yang selalu harus (atau biasa) Anda bawa ke tempat kerja? Jika Anda hanya perlu membawa agenda, dompet, hp plus cosmetics pouch, tentu beda ukuran tas yang dibutuhkan dengan saya yang biasa membawa: Laptop 15 an ichi, 2-3 buku, beberapa map berisi print jurnal, 1 tumbler 770 ml, mukenah, cosmetics pouch, dompet dan kotak makanan.

Bukan hanya soal volume, ketahui juga seberapa beratnya. Makin banyak dan berat bawaan kita tentu membutuhkan tas yang lebih besar, lebih kuat dengan pegangan yang mantap dan ergonomis.

 

Sejauh Apa Anda Berjalan Sambil Membawa Tas Tersebut

Jika Anda banyak sekali berjalan kaki, seperti saya setiap harinya, apalagi bawaan juga banyak, sebaiknya pertimbangkan backpack. Sekuat-kuatnya tas cangklong atau totebag, jika harus ditenteng berjalan dalam jangka waktu lama, akan lelah juga yang membawanya.

 

Ketahui Gaya Anda

Kalau saya sih gayanya casual. Bagi saya, biasa aja menggunakan sebuah backpack dengan kualitas bagus dan model standard saja ke mana-mana. Mulai dari dipakai ke kantor hingga jalan-jalan. Apalagi, saya juga kerjanya suka ke lapangan. Bawa backpack, buat saya merasa aman dan siap jika sewaktu-waktu harus ke lapangan.Jika bawaan tidak begitu banyak, saya terkadang pakai tote bag saja. Kesayangan saya adalah totebag berbahan denim yang ada identitas kampusnya. Haha…. emak kuliahan yang bangga pada almamater.

Nah, sebaiknya pilih model yang kira-kira mewakili diri kita, dan kita akan pe de mengenakannya. Kalau pas ke mall, bolehlah dulu ngaca sambil tenteng tas yang Anda inginkan. Nyaman enggak? Kalau nyaman sih, bisa dilanjut. Tapi kalau kemudian merasa aneh, seolah-olah yang di cermin bukan diri Anda, sebaiknya sih dipikir kembali pilihannya.

 

Kenali Lingkungan

Sebenarnya ini pilihan saja, sih. Seperti kejadian saya ditatap bagaikan alien oleh seisi ruangan rapat tadi, kalau bagi saya bukan masalah besar. Tapi, jika teman-teman termasuk orang yang sangat mudah terpengaruh oleh respon orang lain, mungkin ada baiknya mengetahui, seperti apa sih kebiasaan di lingkungan kerja? Bukan untuk plek-ketiplek meniru, tentu saja. Hanya sekadar membuat kita tak terlihat terlalu berbeda. Sekali lagi, ini pilihan. Buat sebagian orang, mungkin ini sama sekali bukan hal penting. Seperti saya yang berpendapat, tas kerja wanita bagi saya, asal ergonomis dan kuat saja membawa beban bawaan saya yang seabreg.

 

Pertimbangkan Harga

Kalau menurut pendapat saya, membeli sebuah tas kerja yang kuat dan baik dengan harga agak mahal masih JAUH lebih hemat dibandingkan membeli benda serupa dengan harga murah namun kualitas seadanya. Mengapa? Karena dilihat dari fungsinya, dimana produk tersebut akan menemani kita hampir setiap hari, jadi semacam modal juga buat kerja, jadi kalau beli rada mahal anggap saja investasi. Selain itu, barang berkualitas bagus juga awet kan ya? Nah, karena itu, dia jatuhnya bisa lebih hemat daripada benda murah tapi sebentar-sebentar rusak dan harus beli lagi.

 

Nah, itu cara memilih tas kerja wanita ala saya. Mungkin teman-teman punya tip tertentu yang belum disebutkan di atas? Mari berbagi!

8 comments

  1. Kopiah Putih says:

    Beberapa pernah saya lakukan saat akan membeli tas, yang paling utama biasnya kebutuhan dan harga. Keren, Mbak. Bermanfaat tulisannya.

    Salam hangat dari Wringin.. 😁

  2. Wida says:

    makasih tipsnya mbak,saya dari dulu suka pake ransel lebih muat banyak ya walaupun kadang pengen seperti teman-teman pakai tas yang cantik-cantik.

Leave a Reply