cara mudah makan sayur

Ini Dia 5 Cara Mudah Makan Sayur yang Penting Anda Ketahui Agar Kekebalan Tubuh Kuat dan Tubuh Tetap Sehat

Share

Keterlaluan banget sih Mbak Wid, hari gini masih bahas manfaat makan sayur? Oh… sabar… Memang sudah banyak yang sangat paham pentingnya makan sayur dalam jumlah cukup. Apalagi dalam kondisi pandemi begini, di mana kita harus bertarung dengan serbuan virus. Sayur sangat penting hadir dalam menu sehari-hari.

Sayangnya tak semua orang suka makan sayur. Banyak hal yang bikin seseorang harus berjuang keras untuk dapat menelan sayuran dalam menu makanannya. Jika Anda juga mengalaminya, dan Anda ingin berjuang keluar dari kondisi ini, mari disimak cara mudah makan sayur berikut ini.

Pertama, mulai saja dari jenis sayuran yang rasanya mudah diterima


Cara mudah makan sayur yang pertama adalah mulai dari jenis yang disukai atau mudah diterima lidah. Well, sebenarnya apa saja sayur yang tergolong mudah diterima, itu juga bisa subjektif, ya. Tapi kalau berdasarkan pengalaman saya, rata-rata orang tidak menolak sayur yang terasa netral dan baunya tidak kuat, seperti wortel, labu siam, timun. Nah, coba dulu saja salah satu dari ketiganya secara bergantian. Jika bisa diterima, perbanyak saja porsinya. Lalu, secara bertahap mulailah mengenal dan menyukai jenis-jenis sayuran lain.

Jika ketiga jenis di atas masih susah diterima, bersedialah mencoba jenis-jenis lain. Siapa tahu Anda memiliki sayur jenis lain yang disukai. Ada orang yang justru menyukai sayuran hijau yang terasa lebih gurih. Contohnya anak perempuan saya, dia amat menyukai sayur pakis, sawi, dan kangkung. Ketika ditanya alasannya, katanya lebih sedap dan gurih.

Sajikan dalam bentuk sup yang dikombinasikan dengan berbagai bahan
Hampir semua orang bisa makan sayur sup yang terdiri dari kombinasi berbagai sayuran dan tambahan protein seperti ayam atau jamur. Sayur yang dimasak menjadi sup yang lezat, gurih dan hangat hampir-hampir tak bisa ditolak. Nah, sup bisa menjadi cara mudah makan sayuran, bagi yang masih belum terlalu terbiasa. Coba saja. Jika masih terasa susah, coba siasati pemotongan bahannya. Dipotong kecil dulu, sehingga lebih mudah diterima lidah.

Cara kedua, cobalah campurkan dalam nasi goreng yang gurih dan lezat

nasi goreng bertabur sayuran
Kalau begini bagaimana? Masih tega nolak sayurannya?


Buatlah nasi goreng yang kaya bumbu. Bisa dengan limpahan bawang putih, atau dikreasikan menggunakan bumbu rendang bahkan bumbu rawon. Campurkan rajangan halus pokchoy, sawi, atau kol. Bisa juga ditambahkan wortel yang diparut dengan parutan keju. Atau, Anda bisa juga mencoba mencampurkan cincangan kembang kol atau pun brokoli. Hmmm… ditambah sedikit cincangan cabai yang bikin pedas masakan, pasti aroma sayur yang bagi sebagian orang agak susah diterima, kini menjadi lebih ramah. Pedas, segar dan gurih. Ah, bahkan kemungkinan Anda tak lagi menyadari kehadiran sayur di dalamnya. Bisa-bisa ini menjadi cara makan sayur paling asyik!

Cara ketiga, duh ini segar banget! Buat sayuran dalam bentuk rujak yang bisa mengundang selera

Irisan tipis sayuran mentah begini, amat segar dipadu dengan saus rujak atau asinan


Suka citarasa segar dan tradisional? Coba saja akali, jadikan sayuran sebagai bahan acar, rujak atau asinan. Ingat-ingat saja, karena misinya adalah untuk memasukkan sayuran, maka si sayur harus jadi pemeran utama. Bukan krupuk, bukan tahu asin, bukan bahan selain sayur yang digunakan dalam jumlah banyak.

Anda juga bisa mencoba green smoothies, percayalah, rasanya enggak horor, kok!


Untuk Anda penikmat minuman manis segar, coba bereksperimen dengan memasukkan 2-3 lembar daun pokchoy, sawi atau selada ke dalam smoothie Anda. Kalau menurut lidah saya, smoothie dengan tambahan sayur hijau alias green smoothies paling enak jika menggunakan pisang (jenis apa saja asal matang dan manis), nanas, bisa juga tambahkan sedikit lemon peras. Hindari penggunaan kental manis, atau sirup pada smoothie Anda, ya.

Baca Juga:

Tips Agar Anak Suka Makan Sayur

Oh ya, karena basenya adalah buah, maka seyogianya smoothie seperti ini dikonsumsi dalam kondisi perut kosong. Saat pagi hari paling ideal.
Nah, jika dengan cara di atas masih terasa sulit, bahkan ketidaksukaan terhadap sayur terasa cukup ekstrem (misalnya Anda bisa gemetar, bahkan muntah jika dipaksakan), maka mungkin sudah saatnya Anda bertemu ahlinya untuk mengatasi masalah ini. Jangan segan menemui psikolog ya, siapa tahu Anda mengalami sejenis phobia terhadap sayuran. Ini bisa diatasi dengan bantuan mereka.

Share

27 thoughts on “Ini Dia 5 Cara Mudah Makan Sayur yang Penting Anda Ketahui Agar Kekebalan Tubuh Kuat dan Tubuh Tetap Sehat

  1. Nyasar ke sini, dari blog eko prianto yang lagi mereview blognya mbak.
    Blognya cakep dan banyak hal menarik yang dibahas.
    Kalau saya pribadi, ga ada masalah dengan sayur, saya penggemar lalap dan aneka salads

  2. Alhamdulillah walaupun sejak kecil aku penyuka susu, keju dan daging, tapi saat ini sudah suka makan sayuran. Sayur dimasak, di makan mentah atau dijus. Sekarang masih berjuang agar anak-anak juga menyukai buah dan sayur. Semoga bisa terus menjaga pola makan. Terima kasih ilmunya Mbak Wid.
    Btw kalau bayam boleh dimakan mentah kan?

  3. Alhamdulillah sekeluarga doyan banget sayur dan buah. Kulupan, lalapan setiap hari harus ada. Suami lumayan pecinta sayur mbk, jadi aku yang dulu anti sayur pahit2, sekarang jadi suka. Misalnya pare direbus, aku doyan. Tapi kalo mentah belum nyoba hehe

  4. SAYUUURRR aku sukaakkk pake banget!
    Tapi, anakku tuh Mba yg rada PR kalo diajak makan sayur.
    Akhire, “diakalin” dgn bikin salad sayur.
    Kalo pakai mayonaise atau thousand island, dia baru mau 😀

  5. Aku sekarang sudah bisa makan beragam sayuran bahkan sekelas Pare yang pahit. Cuma ya sukanya versi tumis. Kuah sesekali saja. Kalau yang versi segar, aku suka bikin acar wortel dan timun

  6. Masih jadi PR anak sulungku yang sekarang gak doyan sayur. Akhirnya aku buatkan jus sayur dicampur buah, misal sawi sendok dengan nanas. Atau Wortel dan tomat, dikasih jeruk. Untuk nasgor yang jadi kesukaan si sulung, selalu aku tambahkan sayuran karena dia mau makan

  7. Alhamdulillah aku sih anaknya pemakan segala macam sayur, jadi kalau sayur diapain aja pasti suka. Aduh itu foto yang pertama cakep banget deh, apalagi perpaduan warnanya, jadi gak nolak buat makan sayur.

  8. Terasa termention dengan artikel ini, jujur saja saya termasuk orang yang kurang suka dengan sayur. Lebih bisa terima yg berkuah kaya sayur asem, Sop dan bayam.
    Paham banget sih sayur itu penting banget untuk melengkapi kesehatan.hmm tipsnya bisa di coba nih

  9. Aku baru pas hamil suka sayuran mbak alhamdulillah sekarang doyan tapi jumlahnya Ii kudu diperbanyak, anak juga lumayan suka..aku juga suka bikin smooethies biar sayuran yang diminum lebh banyak..

  10. Bagi orang yang gak suka sayur, meski udah dicampur ke nasi goreng atau apalah, masih sempet nyisihin itu, Mbak.. hihihi. kayak kedua anakku. Kalau aku alhamdulillah suka sayur, sih..

  11. Belum pernah bikin smoothies dari sayur nih… Enggak berani kalau bikin sendiri, takut rasanya enggak seenak yang di resto, hihihi…
    Coba bikin dari resep mbak wid ah…

  12. Alhamdulillah saya doyan banget makan sayur, kebiasaan dari kecil, kalau makan yang penting ada sayur, sambel sama tempe goreng. Dulu waktu kecil suka protes, makannya itu-itu lagi (berharapnya ada telur, ayam, ikan gitu. Tapi kan mahal, nggak mampu beli). Sekarang saya bersyukur, dengan kebiasaan makan sayur sejak kecil itu

  13. Kalau sayurnya jadi gado2, pecel, lotek gt, aku doyan banget. Kalau lalapan sih, tergantung. Cuma beberapa jenis sayur aja palingan. Malah anakku yang doyan banget ama sayur. tiap hari camilannya wortel, tomat sama timun.

  14. Biar lebih banyak makan sayur biasanya aku buat dalam bentuk salad atau gado-gado gitu pasti napsu makan bertambah 🙂
    Tapi kalau buat bekal anakku paling aku kukus gitu mereka udah mau makan Alhamdulillah

  15. Kemarin2 dah coba tuh mba sarapan pakai brokoli rebus pakai mayones kentang dan telur, cuma ternyata masih lemes ya, mesti semangat lagi ini katanya hidup sehat

  16. Kalau kami masak sayur sederhana saja, sayurnya cukup dikukus atau dimasukkan ke air panas hingga layu. Habis itu digaramin dikit lalu makan bareng sambel dan nasi plus lauk lainnya. Yang penting ada sayurnya setiap makan. Alhamdulillah tetap habis terus.

  17. Alhamdulillah di rumah semuanya doyan sayur apalagi lalapan. Ehh ada tapinya sikkk, aku sukanya sayuran yg gak disantan. Ditumis, kuah, mentah kayak salad/lalapan.

  18. Masakku sekarang udah lebih simpel, Mbak Wid. Sayur udah ngga dimasak gimana-gimana, cuma direbus aja trus dikasih garam sedikit pas merebusnya. Aku belum berani makan sayur mentah selain selada, kemangi, yang memang biasa dipakai buat lalapan.

    Paling sering sih sayurnya dimakan sama bumbu rujak, seperti yang Mbak Wid contohkan. Kalau di Solo namanya Brambang Asem. Hehe… Tapi lebih sering lagi dimakan pakai sambel.

  19. alhamdulillah anak anak walau ga terlalu sayur sayur amat, tapi masih ga nolak terutama kalo makan sayur asem, sayur lodeh, sayur bayam, capcai

    ya pastinya kalo sayur kuah kuusahakan pake yang asin,
    karena kayak…. “Duuuh deeek, sedap ini, kuahnya kasih ikan asin jadi segerrrrr..” gitu gitu deh, emaknya rada lebai pas nawarin dia makan

    ataaaauuu…
    kalo sedang malas ngomong (saya jarang ngomong kalo di rumah) langsung sendokin semua tu sayur dan lauk, lalu….disuapin, hap hap hap!

Leave a Reply to Nanik Nara Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!