Tips jitu email marketing

Email Marketing Seperti Apa Yang Harus Dibuat? Tidak Mengganggu, Menyenangkan, Bahkan Menghasilkan Convertion Rate

Share

Saya berlangganan berpuluh newsletter baik dari blog personal maupun media online perusahaan dari dalam dan luar negeri. Dari berpuluh-puluh informasi bisnis yang masuk, hanya beberapa yang saya baca. Selebihnya saya biarlah berlalu.

Ada beberapa pertimbangan mengapa saya melakukan itu.

Pertama, saya lebih berkonsentrasi untuk membuka dan membalas email yang berhubungan dengan pekerjaan saya, seperti tawaran job :D. Bukankah ini jauh lebih penting, guys?

Kedua, keterbatasan waktu dikarenakan pekerjaan yang berhubungan dengan dunia digital lebih banyak tidak dalam ruang lingkup email.

Ketiga, judul newsletter tidak menarik, belum lagi ada email entah dari siapa yang membuat saya ragu untuk membukanya.

Keempat, jikalau saya membuka email bisnis tersebut karena judul dan tampilannya yang mengundang untuk dibaca, dan kemudian tidak melanjutkan membacanya dikarenakan isi pembuka email tidak menarik dan kelihatan banget dibuat tidak personal untuk saya. “Wah, email ini dibuat untuk ribuan orang, ngapain saya membaca dan mengikuti isinya”.

Halo Widyanti Yuliandari,

Bla-bla-bla….

(Apalagi isi selanjutnya menuliskan dengan bahasa,” Kamu tahu tidak….”

Isi email seperti ini membuat saya tidak tertarik di awal, lebih nyaman kan ditulis dengan kalimat “Halo Kak Widyanti Yuliandari, Bla-bla-bla...Kak Widya…bla-bla-bla “ 😀

Terasa lebih personal dan membuat penerima email nyaman dan tetap muda 😀

Mengapa Email Marketing Sangat Penting Dan Strategis? Berikut Fakta-Faktanya

Sejak internet hadir di Bumi ini, email termasuk generasi awal yang wajib dimiliki oleh pengguna terutama pebisnis di dunia maya. Hadirnya sosial media, tidak lantas meluruhkan email menjadi barang basi yang tertinggal jaman. Memiliki email menjadi identitas personal yang langgeng. Tidak semua orang tahu akun email kita,kan. Bahkan ketika kita berlangganan produk para perusahaan seperti internet, bank, bahkan toko buku, mereka meminta akun email kita dan bukan akun sosial media. Artinya, email sudah menjadi bagian yang personal dari pribadi orang-orang di Bumi ini.

Email marketing telah menjadi alat pemasaran yang efektif dan memiliki potensi besar dibandingkan media sosial.
(Sumber gambar dari Pixabay)

Dengan keistimewaan yang dimiliki email,  berikut saya tulisakan fakta-fakta menarik dari email dalam ekosistem bisnis di dunia digital.

  1. Keberhasilan promosi melalui email 40% lebih baik dibandingkan dengan media sosial. Dan tidak lupa bahwa dana yang digunakan untuk email marketing jauh lebih kecil. Artinya, digital marketing melalui email lebih efektif.
  2. Email memiliki jangkauan yang sangat luas. Diperkirakan pada tahun 2023 nanti, pengguna email sebanyak 4.3 milyar orang.
  3. Marketing melalui email lebih disukai dikarenakan lebih personal. Bukankah, tidak semua orang bersedia memberikan alamat emailnya ke kita?
  4. Email bisa menjangkau beragam kalangan yang menggunakan perangkat berbeda secara lebih leluasa.

Beberapa Tips Email Marketing

Dengan berbagai keunggulan email marketing di atas, lantas tidak begitu saja email marketing menuai keberhasilan. Contohnya, seperti email marketing yang masuk ke email saya di atas.

Saya pribadi mencoba menilai ulang, faktor-faktor yang membuat saya tertarik dan tidak tertarik untuk membaca email, bahkan melakukan transaksi dari produk yang ditawarkan ke saya.

Beberapa hal penting di bawah ini bisa menjadi panduan email marketing yang perlu kita lakukan sehingga marketing kita bisa menyenangkan, menghasilkan dan tidak mengganggu.

1. Buatlah judul email yang menarik bahkan mobile friendly

Judul email ini seperti halnya judul tulisan blogpost, judul artikel di media massa dan judul buku. Judul email menjadi etalase pertama untuk menggaet penerima email tergugah untuk membuka isi email, membaca bahkan melakukan transaksi sesuai isi email. Pentingnya judul ini selalu saya tekankan dalam pelatihan-pelatihan menulis yang saya adakan, baik untuk blog maupun untuk buku.

Dari hasil survei ditemukan bahwa sebanyak 47% penerima email akan membuka email melalui judul yang menarik. Dan lebih dari 50% membuka emailnya melalui perangkat mobile.

2. Gunakan nama pribadi sebagai nama pengirim

Saya sendiri merasa nyaman membuka email ketika pengirim email menggunakan nama pribadi yang jelas. Bandingkan jika kita menerima email dari (contoh dengan nama karangan) Yanti Sudrajat (yantisudrajat@_com) dengan Yanti Imoets Slalu Cetya (Yantieimoetsyankslalucetya@_com) , tentu saja nama yang pertama memiliki kejelasan siapa pengirim email. Penggunaan nama asli secara lengkap menunjukkan profesionalisme dari pengirim email.

Ternyata, dari survei memberikan fakta bahwa 42% pengguna email akan memastikan lebih dahulu siapa pengirim email tersebut sebelum membuka email.

3. Personalisasi akan membuka pintu kontak lebih lanjut

Siapapun akan merasa nyaman dan juga dihargai ketika mendapatkan email, termasuk juga surat, ada sentuhan personal dalam email tersebut. Sentuhan personal bisa melalui penyebutan nama, gelar dan sebutan sesuai dengan gender seperti bapak/ibu dan yang lebih umum adalah kak.

Email massal yang dibuat melalui tools email bisa menghilangkan personalisasi tersebut jika kita tidak cukup piawai menggunakan tools tersebut. Dari hasil survei, ternyata email personalisasi akan meningkatkan convertion rate (tingkat pembelian) 6 kali lipat dibandingkan email tanpa personalisasi.

4. Gunakan Magic Word untuk menggugah dan meningkatkan penjualan

Magic Word adalah jenis kata yang memiliki kekuatan penggerak bagi penerima email kita untuk melakukan sesuai dengan isi email. Penggunaan magic word yang tepat akan meningkatkan convertion rate, sebagai contoh magic word “Free Shipping” atau “gratis ongkir” bisa meningkatkan penjualan hingga 77%.

Beberapa jenis magic Word seperti di bawah ini. Ingat ya, magic word ini harus digunakan sesuai dengan tujuannya.

Diskon. Potongan harga selalu menarik calon pembeli. Apalagi ada diskon lebih dari 50%. Karenanya tidak heran, bila cuci gudang selalu ditunggu orang. Terbayang betapa lebih murahnya harga produk jika kata diskon dilekatkan pada harganya.

Gratis. Hmmm, siapa yang tidak ngiler untuk barang dan produk yang gratis. Pasti pada rebutan :D.  Magic word “gratis” ini bisa diberikan untuk produk pada periode penjualan tertentu, termasuk gratis ongkir.

Garansi. Paska pembelian, semua orang pasti menginginkan layaan purnabeli untuk menjamin keamanan barangnya. Semakin panjang garansi, akan memberikana rentang masa lebih panjang dan menguntungkan pembeli. Barang elektronik, otomotif atau barang lain yang resiko kerusakannya tinggi akan membutuhkan magis word ini dalam penawarannya ke pembeli.

Terbatas. Magic word ini akan menimbulkan kesan urgency karena produknya terbatas/limited sehingga menimbulkan dorongan untuk segera memiliki.

Magic word dalam marketing adalah penggunaan kata diskon dan terbatas. Calon pembeli akan tergugah ketika membacanya. (Sumber gambar dari Pixabay)

Mudah. Magic word ini cocok digunakan untuk produk yang membutuhkan upaya dalam pemakaian termasuk juga pemasangannya sehingga pembeli tidak kesulitan nantinya. Sebagai contoh adalah produk rak dapur, gantungan jemuran, meja belajar, kipas angin dan lainnya yang dikirim dalam bentuk perbagian yang membutuhkan pemasangan.

5. Isi email singkat, padat, mudah dibaca dan jelas dengan desain menarik

Isi email marketing hendaknya informatif dan mengena ke pembaca. Faktor informatif dari pesan email adalah isi email harus jelas isinya, singkat, pada dan tampilan yang menarik. Gunakan gambar atau ilustrasi yang membuat pembaca email lebih mudah memahami isi email.

6. Jalan lupa fitur call to action dan landing page yang tepat.

Tidak jarang saya mendapatkan email dengan isi penawaran yang menarik, namun kebingungan untuk melakukan eksekusi pembelian. Persoalannya pada email tersebut tidak dicantumkan nomor kontak, bahkan alamat website yang memberikan penjelasan lengkap (landing page). Keberadaan website, lebih khusus landing page dengan penjelasan detail akan memberikan kepercayaan pada penerima email bahwa produk yang ditawarkan berasal dari penjual yang terpercaya.

Contoh fitur Call to action yang memudahkan calon pembeli atau pelanggan. (Sumber gambar: Niagahoster)

7. Waktu pengiriman email yang tepat

Nah bagian terakhir ini memegang peranan sangat penting bagaimana marketing, termasuk email marketing, mendapatkan momentumnya untuk meraih pembeli. Sebagai contoh, pada akhir tahun masa liburan natal, liburan tahun baru dan bersamaan dengan liburan sekolah, maka produk yang dibutuhkan berbeda dengan produk pada masa liburan lebaran. Orang memikirkan untuk traveling, memberikan hadiah, penginapan, transportasi, termasuk juga keamanan dalam perjalanan selama wisata.

Sebagai penutup perlu saya tuliskan bahwa panduan email marketing di atas masih bersifat global. Banyak tools yang tersedia di internet yang memudahkan kita dalam mendesain dan melakukan email marketing secara efektif seperti penggunaan plugin email marketing.

Selamat mencoba!

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!