Site Loader

LOCATION

www.facebook.com/wyuliandari ; www.instagram.com/widyanti_yuliandari ; https://twitter.com/widyanti_y
tempat wisata sejarah di semarang
Share

Adakah yang seperti kami sekeluarga, yang belum juga selesai liburan, sudah mikir mau ke mana liburan berikutnya? Ngaku! Haha. Memang banyak yang harus disiapkan, selain dana. Amat bagus jika liburan direncanakan matang mulai dari ke kota mana akan berkunjung? Lalu objek apa yang akan dikunjungi di kota itu? Apa pilihan transportasinya? Akankah membawa kendaraan sendiri atau cari tempat rental mobil murah dan terbaik saja? Pendeknya menyusun itinerary.

Sejak kami memiliki keleluasaan untuk bepergian, anak-anak mulai besar dan mudah untuk diajak ke sana- ke mari, kami selalu menyediakan waktu beberapa kali dalam setahun untuk bepergian bersama. Ini kami lakukan karena kami menyadari amat banyak manfaat traveling bagi anak-anak. Upps… bagi emak bapaknya juga ding!

Di setiap kota yang kami singgahi, destinasi yang kami utamakan untuk dikunjungi biasanya adalah tempat wisata alam dan wisata sejarah-budaya. Selain, tentu juga kami akan ber-wisata kuliner di sela-selanya.

Bagi kami, sangat banyak manfaat mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Demikian juga untuk anak-anak kami. Mengunjungi wisaya sejarah membuat kami makin mengenal diri kami, sejarah kami, akar kami. Pendeknya, ini adalah salah satu cara agar kami tak kehilangan identitas diri. Bagi anak-anak, kami rasa sangat bagus mendekatkan mereka pada saksi-saksi sejarah bangsanya. Selain itu, sedini mungkin anak-anak mengenal keanekaragaman. Saat mengunjungi klenteng, atau candi misalnya. Kami akan terlebih dahulu menjelaskan bahwa bagi pemeluk agama lain, tempat tersebut adalah tempat suci.

Beberapa Tempat Wisata Hits di Semarang

Semarang dan sekitarnya, menurut saya sangat kaya akan tempat-tempat wisata budaya dan sejarah. Namun beberapa tempat ini terbilang paling ngehits, lokasinya mudah dijangkau dari pusat kota pula.

Lawang Sewu

lawang sewu semarang
Lawang Sewu yang Cantik

Meski pernah mengalami kejadian horor, yang menyebabkan saya cedera, kami tak kapok menyambangi bangunan cantik bersejarah yang juga menjadi salah satu ikon kota semarang ini. Bagi saya yang berlatar pendidikan teknik, mengamati bangunan kuno ini sangat menarik, bagaimana di masa lalu orang-orang bisa membuat bangunan yang bukan cuma indah, namun juga nyaman dan harmonis dengan sekitarnya. Beberapa bangunan yang pembuatannya tidak pada masa yang sama, tetap bisa bersanding dengan serasi.

Bagi si sulung yang penggila kereta api, berkunjung ke tempat ini sangat menarik, karena di masa lalu gedung ini adalah kantor perusahaan kereta api di zaman Belanda. Di dalamnya pun kita bisa mengaksikan display segala sesuatu yang berkaitan dengan sejarah perkerataapian Indonesia. Sangat menarik.

Klenteng Sam Poo Kong

klenteng sam poo kong
Bersama Anak-anak di Sam poo Kong ketika Mereka Masih Kecil

Kami kemari beberapa tahun lalu saat anak-anak masih agak kecil. Saya harus waspada menjaga si sulung yang waktu itu super duper aktif, agat kehadiran kami tak sampai mengganggu aktivitas ibadah yang ada di sana.

Namun seingat saya, di sana ada dua zona. Zona wisata dan ibadah. Waktu itu kami memasuki zona wisata saja. Berabe kalau sampai aktif nya kunyil-kunyil kami sampai mengganggu ibadah di sana.

Bagi saya, tempat ini cukup instagrammable. Di sini kita bisa berfoto-foto dengan latar belakang yang bagus. Bahkan saya merasakan aura kegembiraan anak-anak waktu itu, saya rasa akibat memasuki tempat yang terasa berbeda.

Jika anda punya waktu, di sini juga bisa mencoba berfoto mengenakan pakaian tradisional Cina. Sayangnya waktu kami datang, kami sedang terbutu-buru.

Museum Ranggawarsita

museum ranggawarsita
Bersama ‘penunggu’ Pintu Masuk

Saya dan keluarga baru mengunjunginya saat musim liburan kemarin. Museum yang agak muram ini tergolong banyak koleksinya. Di sini kita bisa melihat berbagai koleksi mulai dari pakaian adat berbagai daerah di Jawa Tengah, bermacam-macam kain batik, keramik, dan benda-benda kuno lainnya.

Sayangnya, tempat ini kurang menarik. Berdebu di sana-sini, dan kalau mau jujur …. Emmmm… sedikit beraroma horor. Tapi lumayanlah, enggak nyesel kok datang kemari. Setidaknya dalam sekali kunjungan, anak-anak melihat banyak hal.

Kota Lama

kota lama semarang
Di depan sebuah bangunan yang belum terawat baik

Tempat ini asyik sekali untuk dinikmati. Deretan bangunan-bangunan lama akan menjadi objek yang menarik untuk difoto. Meski, memang banyak yang belum terurus, tapi tempat ini terlihat makin terawat. Pada saat saya ke sana bulan Juli lalu, masih tampak beberapa pekerjaan penataan seperti penanaman sejumlah pohon.

Sejumlah bangunan sudah cukup terlihat cantik dan masih terawat diantaranya gereja blenduk yang juga ikonik, dan Spiegel, bekas toko zaman baheula yang kini difungsikan menjadi kafe. Thanks to Mbak Uniek, founder Komunitas Blogger Gandjel Rel.

kota lama semarang
Kalau ada kesempatan kemari lagi, mau kongkow santai di Spiegel! Thanks Mbak Uniek buat Fotonya. (Foto diculik dari Asus Zenfone Max Pro M 1 nya Mbak Uniek)

Taman Budaya Raden Saleh

Jika Anda penikmat wayang orang, di sini Anda bisa menontonnya. Bangunannya memang terlihat kurang terawat. Namun jika Anda penikmat seni dan budaya, cobalah untuk datang kemari. Kalau tak salah, pertunjukan setiap malam minggu.

TBRS
Mural di halaman Taman Budaya raden Saleh yang Teduh

Beberapa kali saya mampir kemari meski tak berniat menonton wayang orang, maklum ini dekat sekali dengan rumah masa kecil suami. Sekadar mengamati anak-anak berlatih menari sudah menjadi hiburan tersendiri.

Stasiun Kereta Api Tawang

Seperti halnya stasiun-stasiun besar lainnya, walau tua bangunan ini cukup terawat baik. Konon didirikan di awal tahu 1900-an, dan Tawang diambil dari nama kampung di dekat situ.

Beberapa kali kami datang kemari karena kereta kami berhenti di stasiun ini atau kami akan melanjutkan perjalanan dari Semarang ke kota lain melalui Tawang. Hal yang sangat menarik perhatian si Fans kereta api garis keras di sini adalah, Lagu gambang Semarang yang diputar melalui pengeras suaranya. Lumayan menambah perbendaharaan lagu-lagu daerahnya.

tempat wisata sejarah semarang
Bagian depan Stasiun Tawang

Beberapa kali kami datang ke sini juga khusus untuk menikmatinya, bukan hendak berperjalanan melalui stasiun ini. Maklumlah, sulung kami, Kak Asa adalah fans kereta api garis keras. Jadi sudah biasa dia minta diantar ke stasiun sekadar untuk melihat-lihat. Jika Anda juga seperti Kak Asa, atau Anda pecinta sejarah dan gedung-gedung kuno, stasiun tawang sayang untuk dilewatkan.

Pagoda Avalokitesvara

Ini masih dalam bucket list kami dan belum juga tercoret. Kunjungan kami ke Semarang, terakhir Juli lalu memang penuh aura kemageran. Wkwkwk. Selama 10 hari di Semarang, tak juga kami kunjungi, padahal ini bagus bangetttt! Lagi pula, kami belum pernah melihat pagoda secara langsung. Jadi sebenarnya pengin banget mengunjunginya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan Saat Berkunjung

Mungkin sebagian standar saja, seperti selalu jaga kebersihan dan mematuhi semua aturan yang telah ditetapkan pengelola. Yang selalu kami ingat dan kami pesankan ke anak-anak, karena beberapa adalah tempat suci dan tempat ibadah, adalah untuk selalu benar-benar menjaga etika dan menghormati tempat tersebut. Apalagi, jika tengah ada orang beribadah di dalamnya. Jangan sampai kunjungan kami menjadi gangguan bagi mereka.

Jika Anda berniat untuk mengambil foto, sebaiknya ya memang hindari saat-saat peak seperti pas musim liburan panjang anak sekolah, long weekend dan libur-libur lainnya. Kalaupun memang tak punya waktu lain selain waktu itu, datang lebih pagi biasanya lumayan bisa menjadi solusi.

Jangan lupa ya, walau asyik berfoto tetap ingat juga mungkin ada pengunjung lain yang ada di sekitar Anda dan juga tengah menunggu kesempatan berfoto. Pekalah, dan lakukan sesi foto secepat yang Anda bisa.

Oh, ya. Satu lagi. Bagi saya yang biasa hidup di Surabaya, Semarang itu panas. Haha. Jadi pastikan mengenakan pakaian yang nyaman dan sesuai untuk udara panas. Topi dan kacamata juga penting dibawa. Pastikan juga sunscreen untuk menjaga kulit agar lebih aman dari terik matahari. Bawa air minum juga agar tak sampai dehidrasi.

Transportasi ke Tujuan Wisata

Tempat-tempat yang saya sebutkan di atas tergolong mudah dicapai. Di Liburan kemarin saya mencoba beberapa moda transportasi, misalnya saat menuju ke Lawang Sewu, dari rumah keluarga suami di kawasan Pleburan, kami menggunakan BRT via halte jalan Sriwijaya. Selebihnya terkadang juga menggunakan angkutan online.

Salah satu yang juga amat patut dicoba adalah cari tempat rental mobil murah dan terbaik saja. Mengapa? Jika Anda seperti saya, datang ke semarang dengan kendaraan umum, akan lebih nyaman menyewa kendaraan. Karena jika waktunya terbatas, semua objek di atas bisa dikunjungi dalam sehari saja, kok. Karena memang letaknya tidak terlalu berjauhan. Jika menggunakan kendaraan rental, apalagi datangnya juga ramai-ramai, ini akan menghemat dana juga waktu.

Nah, bagaimana? Siap jalan-jalan ke tempat wisata dan sejarah di Semarang? Jangan lupa kabari saya. Siapa tahu saya juga sedang menuju ke sana.

Post Author: wyuliandari

Momblogger, penulis buku, pebisnis online sekaligus seorang PNS yang suka menulis. Tema-tema green, health, travelling , teknologi dan pendidikan adalah topik yang diminatinya.

37 Replies to “Tips Mengunjungi Tempat Wisata Budaya – Sejarah yang Hits dan Instagrammable di Semarang”

  1. Dari semua tempat tadi, yang pernah kukunjungi baru satu aja yaitu klenteng Sam Poo Kong. Pengin juga bisa pergi ke Semarang lagi, mengunjungi tempat-tempat wisata lainnya di Semarang sekaligus kulineran 😀

  2. Semaraaaang! It list banget ini semua ya Widya, dan tambah baca blog Dedew beberapa rekomendasi kuliner plus menu wajib : Soto Bangkong, Wingko babat, Lunpiaaaaa

    nah kapan kita ketemuan mbak Dedew mbak Uniek di Semarang?

    1. Hayuklah janjian di SMG. Kalau kulinernya beberapa aku udah coba, Mbak Tanti. Cume belum nemu yang pas dengan lidah jawa timur aku ini. But gak perneh kapok, next visit mesti nyoba kulineran lagi.

  3. wisata sejarah.. apalagi sama anak2 tuh nyenengin.. tapi emang kudu di breafing dl biar aman dan nyaman ya.. Pengen euy eksplor tempat bersejarah di Smarang

  4. Semarang kotanya panas, tapi aku suka berkunjung ke sana meski hanya untuk makan wedang ronde di Jalan Mataram. Sudah sempat berkunjung ke Lawang Sewu, Sam Po Kong sama Pagoda Avalokita. Tapi belum sempet berkunjung ke tempat lainnya

  5. wah ada kejadian horor apa yang dialami di Lawang Sewu mbak? Jadi penasaran hehehe…. Kabarnya memang ada mistisnya ya di sana, tapi pas tahun kemarin saya ke sana, nggak ada kejadian apa-apa. Cuma rada serem aja pas nengok ke penjara bawah tanahnya

  6. Waahh numpang narsis di blog mama keren ini hehehee…
    Kapan-kapan kalau ke Semarang lagi kabar-kabari ya Sis, biar bisa lanjut nongki-nongki cantiknya. Masih banyak tempat yang belum kaukunjungi loohhh..

    1. Iya bener Mbak, Kalau peak season parkirnya yg problem. Pertama ke sini kami naik motor dari rumah mertua krn anak2 masih kunyil semua. Parkir rada jauh di bagian samping gedung. Nah, terakhir kemarin kami nyoba bus. Jadi emang gak mikirin parkir. Cuma jalan kaki sedikit, tapi syukur pedestriannya bagian situ cukup rindang.

  7. Semarang, semoga saya bisa datang lagi. Sudah lama banget enggak main ke Ibu Kota Jateng ini. Dan sekarang sudah bagus banget wisatanya. Sudah banyaj perubahan dan pembenahan. Makin tak sabar saya.

    Berkunjung sama anak-anak memang banyak yang harus diperhatikan. Iya, benar, jangan sampai kalau kita berkunjung ke tempat ibadah, kita malah mengganggu mereka yang sedang beribadah.

    Haduh, jadi kapan ya aku bisa ke Semarang lagi.. 🙁

  8. wuiih, udah lama gak ke SEmarang, banyak perkembangannya ya Mba, keren percepatannya, aku yoh tahu hanya beberapa tempat sih, yang dulunya gak menarik sekarang kok jadi hits.

  9. Asyik ya mba liburan di semarang, asal ingat bawa topi, kaca mata dan air minum yang banyak, atau pikniknya waktu pagi dan sore aja biar ngga pening cuacanya..

  10. Walau kotanya panas, Semarang ini cukup menarik untuk dikunjungi. Dari semua yang disebutkan di atas hampir semua pernah saya datangi kecuali Pagoda Avalokitaswara. Pengen deh balik lagi ke Semarang buat mengunjungi ulang tempat-tempat wisatanya yang sudah banyak bersolek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!