Site Loader

LOCATION

www.facebook.com/wyuliandari ; www.instagram.com/widyanti_yuliandari ; https://twitter.com/widyanti_y
revolusi industri 4.0
Share

Digantikan mesin, 50 ribu karyawan bank kena PHK. Bagaimana perasaan kita membaca ini?Prihatin, itu pasti, ya. Tapi zaman terus berubah. Pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 50 ribu karyawan bank di Indonesia sebagai dampak akumulasi berbagai faktor, termasuk disrupsi teknologi dan kebutuhan efisiensi dimana pekerjaan manusia bisa digantikan dengan mesin adalah salah satu dampak dari, apa yang disebut, revolusi industri 4.0.

Bahkan dampak revolusi industri 4.0 juga menimpa perusahaan global dari negara maju. Menurut catatan majalah Fortune, ada 40 % dari 500 perusahaan global ternyata tidak siap menghadapi gelombang revolusi industri ke empat ini.

Kasus yang mirip dengan digantikannya pekerjaan manusia adalah munculnya restoran dengan pramusaji robot cerdas, mobil autodriver, pergantian pekerjaan manufakturing di pabrik dengan robot, dan sebagainya.

Di bidang perdagangan kita melihat perubahan pola belanja masyarakat dari semula belanja langsung tatap muka dengan penjual ke arah belanja online, munculnya ojek online, pembelian tiket online, pembayaran online, dan sebagainya.

Dampaknya, banyak pusat perbelanjaan yang tutup dikarenakan tidak mampu menutupi biaya operasional, komunitas ojek konvensional dan taxi konvensional kehilangan pelanggannya. Pendek kata, pola transaksi perdagangan berubah.

Belum lagi perkembangan teknologi 3D printer yang mana kita bisa mencetak barang sesuai dengan aslinya dalam waktu yang cepat. Jika ada organ tubuh kita rusak, teknologi  ini siap membuat organ yang sama secara buatan. Batas antara mesin dan fisik organik tidaklah jauh.

Berbagai kejadian tersebut dipicu dari pemanfaatan teknologi digital yang mendorong otomasi dan pertukaran data secara cepat melalui internet dan selalu terhubung dengan internet “ internet of things (IoT) ”, baik dari segi kuantitas maupun kualitas, kemampuan kecepatan berhitung melalui cloud computing, baik skala individu hingga skala massal, juga skala lokal hingga global. Pendek kata, revolusi industri 4.0 telah mengubah cara hidup manusia, cara bekerja, cara berbelanja dan cara berinteraksi.  

Apa Itu Revolusi Industri 4.0 ?

Sebagai pengantar, perlu saya tuliskan secara singkat mengenai perkembangan revolusi industri.

Istilah revolusi industri 4.0 pertama kali dikemukan oleh Klaus Schwab pada tahun 2016 di bukunya “Revolusi Industri Ke empat “. Istilah tersebut semakin mendapatkan gaungnya, setelah Klaus Schwab, yang menjabat Ketua Eksekutif WEF (World Economic Forum), menjadi pembicara utama di forum WEF itu.

Perlu ditekankan bahwa pilar – pilar dari revolusi industri 4.0 ini adalah kecerdasan buatan, robotika dan internet yang mulai masif mempengaruhi kehidupan manusia sehingga batas antara bidang fisik, digital dan biologis menjadi kabur. Perkembangan teknologi ini mengubah manusia baik secara individu, korporasi dan pemerintahan dalam hal bekerja, beraktifitas sehari – hari, bergaul dan sebagainya. Dampaknya sama seperti revolusi industri 1.0 hingga 3.0, yaitu kehidupan manusia berubah akibat teknologi.

Secara sederhana perbedaan keempat jenis revolusi industri bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Sumber gambar dari : www.challenge.org

Revolusi Industri 1.0 dimulai tahun 1760 di Inggris melalui penemuan mesin uap. Mesin uap mengubah proses produksi atau manufakturing, yang mendorong dibangunnya pabrik.

Revolusi industri 2.0 dimulai pertengahan abab 19 ditandai dengan penemuan berbagai peralatan listrik, telekomunikasi jarak jauh, dan mesin motor.

Revolusi industri 3.0 dimulai tahun 1960 dengan adanya penemuan komputer pribadi, semikonduktor, transistor,  integrated chip (IC)  dan internet.

Berbeda dengan revolusi industri 3.0, pada era revolusi industri 4.0 kesenjangan antara batas fisik, biologis dan digital kian menyusut, dan laju perubahan teknologi sangat cepat. Sebagai bukti, jumlah paten yang berhubungan dengan revolusi industri 4.0 meningkat 54 % setiap tahun.

Dalam bidang ekonomi dan bisnis, laju teknologi memberikan dampak pelipatgandaan dalam waktu yang singkat. Sebagai contoh, jika di era revolusi industri 2.0 butuh waktu 75 tahun untuk mendapatkan 100 juta pelanggan telepon, di era sekarang , aplikasi permainan “Pokemon Go” hanya butuh waktu 1 bulan.

Di era revolusi industri 4.0 ini kita bisa melihat lahirnya banyak miliarder muda, bahkan pada usia belasan tahun, dalam waktu singkat. Fenomena yang tidak ada di era revolusi sebelumnya.

Kehadiran smartphone menjadikan semua orang terkoneksi dengan informasi global secara langsung. Semua orang bisa menjadi sumber informasi, menjadi pembuat berita yang bisa trending secara cepat. Semua orang juga bisa menjadi pedagang, sekaligus pembeli.

Pusat – pusat perdagangan yang semula berada di supermall bergeser ke market place, semacam alibaba, amazon, bukalapak, tokopedia, shopee, dan sebagainya. Menjadi penjual, kini tidak harus memiliki barang. Menjadi pembuat berita dan sumber berita tidak harus memiliki media massa seperti koran, televisi dan radio.

Artinya, revolusi industri 4.0 telah memberikan peluang sama bagi setiap penduduk di Bumi untuk berkembang, berproduksi dan berkompetisi ketika terhubung dengan internet dan memiliki akses teknologinya.

Strategi Pemerintah di Revolusi Industri 4.0


Teman-teman,sub bagian ini perlu saya tulis, dikarenakan perkembangan revolusi industri 4.0 di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari apa yang akan dikerjakan pemerintah. Pemerintah yang nanti menciptakan regulasi.

Dikemukakan oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara World Economic Forum on ASEAN 2017 di Phnom Penh, Kamboja, Jumat (12/5) pemerintah memberikan garis kebijakan sebagai berikut ini  (sumber : www.kemenperin.go.id/artikel/17565/Empat-Strategi-Indonesia-Masuk-Revolusi-Industri-Keempat)

Pertama, mendorong angkatan kerja di Indonesia terus belajar dan meningkatkan keterampilannya untuk memahami penggunaan teknologi internet of things atau mengintegrasikan kemampuan internet dengan lini produksi di industri.

Kedua, pemanfaatan teknologi digital dalam memacu produktivitas juga daya saing industri kecil dan menengah (IKM). Dengan cara ini diharapkan mampu menembus pasar ekspor via program e-smart IKM. Program e-smart IKM ini tujuannya adalah untuk memperluas pasar dalam rantai nilai dunia.

Ketiga, meminta industri nasional menggunakan teknologi digital seperti Big Data, Autonomous Robots, Cybersecurity, Cloud, dan Augmented Reality. Penggunaan teknologi ini akan menaikkan efisiensi dan mengurangi biaya sekitar 12-15 persen.

Keempat, inovasi teknologi melalui pengembangan startup dengan memfasilitasi tempat inkubasi bisnis. Beberapa technopark telah dibangun seperti di Bandung (Bandung Techno Park), Denpasar (TohpaTI Center), Semarang (Incubator Business Center Semarang), Makassar (Makassar Techno Park – Rumah Software Indonesia, dan Batam (Pusat Desain Ponsel).

peluang bisnis internet marketing


Nantinya sistem ekonomi mulai dari arus barang, jasa, investasi, modal dan tenaga kerja akan terintegrasi. Setiap negara akan melejitkan keunggulan kompetitif dan komparatifnya guna menentukan posisinya yang sesuai di jaringan produksi, baik regional maupun global. Supaya unggul maka harus ada spesialisasi. Spesialisasi adalah kunci!

Lantas, Apa Peluang Bisnisnya ?

Dari tulisan pengantar di atas, muncul pertanyaan What next yang bisa kita lakukan ? Pertama, kita melakukan sesuai dengan kemampuan atau potensi yang dimiliki. Kedua, mencari cara yang tepat untuk mewujudkan hal itu.

Dari berbagai faktor yang menopang lahirnya revolusi industri 4.0 dan model bisnis lahir, kita mengambil beberapa faktor saja yang kita butuhkan yaitu :

  • Perubahan pola belanja masyarakat dari konvensional ke online
  • Semua orang bisa menjadi produsen informasi sekaligus konsumen
  • Spesialisasi adalah kunci artinya adalah produk yang memiliki nilai lebih dan keunikan yang berbeda dengan yang lain

Jika kita menghubungkan dengan strategi pemerintah yang akan mendorong lahirnya banyak industri kecil menengah yang berpijak pada potensi lokal atau potensi daerah, maka bisa kita perkirakan bahwa akan banyak bermunculan produksi lokal – skala kecil – yang unik yang memiliki nilai ekonomi tinggi ketika dipasarkan pada skala internasional.

Produk–produk yang memiliki nilai ke-lokal-an mulai dari busana, makanan, hasta karya, peralatan kesenian, minuman, obat–obatan, furnitur hingga senjata khas, dan lain–lain menjadi produk dengan ciri khas yang bernilai jual.

Produk Apa yang Akan Kita Pilih ?

Peluang bisnis di masa yang serba terhubung dengan internet ini sangat lah besar. Menjadi pe-bisnis tidak harus menjadi produsen barang.  Menjadi pihak perantara antara konsumen dan produsen dimudahkan di era revolusi industri 4.0 dibandingkan sebelumnya. Kita bisa menjadi pemasar ribuan produk tanpa memiliki satupun atau membuat produk itu. Inilah peluang terbesar internet marketing.

Pemilihan produk didasarkan dari keunikan, lokalitas, healthy dan sesuai (ini menjadi sangat penting) prinsip hidup kita. Jangan sampai kita memasarkan produk yang tidak sesuai dengan keinginan kita atau bahkan membahayakan. Selain itu, toko online dan blog kita adalah investasi jangka panjang sehingga reputasi harus dijaga.

Saya ambil beberapa contoh produk di website saya ini widyantiyuliandari.com

Flat Shoes Kawung The Warna

Sepatu etnis handmade sehari – hari yang nyaman dipakai dengan sol karet dan motif batik. Produk handmade yang terbuat dari batik memiliki 2 keunggulan yaitu ke-unik-an dan ciri khas nasional. Wah, ini sepatu etnik kesayangan saya dan banyak kawan perempuan, lo.

sepatu etnik the warna
Sepatu etnik the warna

Ulasan lengkap mengenai sepatu etnik ini bisa dibaca di : Jatuh Cinta Pada The Flat Shoes The Warna

Camilan Sehat Tidak Bikin Gemuk

Selama bertahun – tahun saya merasakan manfaat kesehatan melalui pola makan yang benar. Untuk setiap jenis makanan, saya perlu mengetahui manfaat ataupun efek negatifnya, apalagi camilan. Nah, salah satu camilan yang saya rekomendasikan adalah camilan produk lokal dengan dengan proses dan kandungan nutrisi terbaik, seperti gambar di bawah ini. Produk ini memiliki nilai lebih karena healthy lifestylenya, dan kandungan lokal. Siapa yang mampu menampik godaan kudapan lezat dengan label “sehat”. Ah, saya pun tak sanggup!

camilan sehat
Camilan sehat tidak bikin gemuk

Ulasan lengkap bisa dibaca pada : Camilan sehat tidak bikin gemuk

Avaloka Medic Oil

Minyak alami ini memberikan banyak manfaat bagi tubuh, termasuk memberikan efek penyembuhan. Saya memilih produk ini karena alami dari tumbuhan, didasarkan pada riset yang lama, dan produk lokal.

Avaloka Lavender Essential Oil
Kombinasi Avaloka Medic Oil Dan Avaloka Lavender Essential Oil

Ulasan lengkap bisa dibaca pada : Avaloka Medic Oil, Aneka Manfaat Tumbuhan Dalam Sebotol Minyak

Ketiga produk di atas adalah sedikit contoh , dari belasan produk yang saya tulis, bagaimana dalam era revolusi industri 4.0, internet marketing menemukan peluangnya yang sangat besar. Karena apa ? Karena potensi ke-lokal-an dan ke-unik-an yang ada di Indonesia sangatlah luar biasa. Potensi yang memberi peluang sangat besar bagi internet marketing. Apalagi jika kita melihat salah satu strategi pemerintah, yang sudah ditulis di atas, adalah mendorong lahirnya banyak industri kecil menengah (IKM).

Bagaimana Memasarkannya ?

Banyak cara untuk memasarkannya, mulai dari cerita face to face, share ke media sosial dan…..inilah yang terpenting yaitu membuat toko online atau blog sendiri. Mengapa membuat toko online atau blog menjadi penting ? Jawabnya adalah : sekarang ini semua orang sudah terhubung ke internet dan mencari informasi secara langsung di sana. Itulah revolusi industri 4.0, mengubah pola belanja. Kita bisa memasarkan kapanpun dan dimanapun serta kepada siapapun tanpa harus beranjak dari tempat duduk.

Cara terbaik adalah dengan memanfaatkan apa yang sudah tersedia di internet. Dikarenakan hampir semua orang terhubung dan menggunakan internet, jadi informasi mengenai ‘siapa mereka’, ‘dimana mereka tinggal ‘, ‘apa yang dibutuhkan dengan melacak apa yang diketik dan dilihat ‘, ‘dan berapa usianya serta jenis kelaminnya’, termasuk “agama, hobi, pekerjaan’ dan lainnya tersimpan di internet.

Di revolusi industri 4.0 kita bisa dengan mudah melakukan riset mandiri informasi di atas secara mudah dan murah.

Nah, setelah mengetahui pasar yang dituju, langkah selanjutnya membuat website toko online atau blog. Jika sudah punya blog, langsung saja buat tulisan. Aktifitas menjual langsung bisa dimulai. Bisnis langsung jalan.

revolusi industri 4.0

Kesuksesan internet marketing dengan produk yang berlimpah dan pasar global ini tergantung dari banyak hal, seperti konsistensi mengelola toko online dan blog, berbagai kemampuan teknik penulisan, dan juga yang terpenting kehandalan server tempat toko online kita berada. Disinilah kita perlu memilih penyedia hosting terpercaya, hosting terbaik, handal, dan berbiaya terjangkau seperti Niagahoster. Jadi, kita tidak mengeluarkan modal banyak untuk nyebur ke revolusi industri 4.0.

Silahkan baca : Hosting terbaik dengan disc space dan bandwidth unlimited.

Jadi, tunggu apalagi. Mau jadi penonton saja, mengamati revolusi ini terus berjalan? Atau mau Take acton?

Share

Post Author: wyuliandari

Momblogger, penulis buku, pebisnis online sekaligus seorang PNS yang suka menulis. Tema-tema green, health, travelling , teknologi dan pendidikan adalah topik yang diminatinya.

17 Replies to “Melongok Limpahan Peluang Bisnis Bidang Internet Marketing Di Era Revolusi Industri 4.0”

  1. Mau gak mau memang kita harus mengupgrade diri untuk menghadapi perkembangan zaman ya Mbak…
    Di zaman internet ini tinggal pilih saja mau otodidak atau berguru langsung pada ahlinya, tinggal pilih mau yang mana …

  2. Dulu revolusi industri ke 4 ini kayanya ga terprediksi. Begitu terjadi, dampaknya superrrrr sekalii.
    Kira2 revolusi industri yang ke 5 yang kaya gmn ya ? Hmmm

  3. Take action dong mba Wid. Tidak bisa dipungkiri sekarang ini banyak orang yang memiliki usaha rumahan bergerak makin baik berkat internet. Dan aku pengen menjadi salah satu pelakunya. Karena bisa menjangkau lebih banyak konsumen.

      1. Yup mbak, di satu sisi prihatin dgn adanya PHK, tapi di sisi lain kita memang tak bisa menolak perkembangan teknologi.
        Kita yg harus menyelaraskan diri, karena zaman tak mungkin mengikuti kita ^^

  4. Jumlah pengguna internet dunia lebih dari 4 milyar orang, Pengguna perangkat mobile ada 5.1 milyar. Diman-mana pertumbuhan pengguna internet, terutama memakai smartphone, meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan di negara2 Afrika, seperti Kenya, pemakai smartphone mencapai 83 % dari total penduduknya. Di Indonesia, pengguna internet mencapai lebih 173 juta orang, atau 57 % dari total penduduk dan nomor 4 dunia, di bawah India, China dan AS.
    Bahkan untuk pasar VPN, jaringan pribadi virtual, di Indonesia terbesar di dunia, mengalahkan India dan China.
    Artinya, mau tidak mau, semua akan hidup dalam ekosistem revolusi industri 4.0 Peluang blogger sangat besar di sini, baik memakai bahasa nasional, terlebih menggunakan bahasa internasional.

  5. Semua revolusi akan menelan korban, tak.terkecuali revolusi industri. Tapi itulah putaran dunia yg tak dpt dibendung, karena perubahan kearah yg lebih praktis & ekonomis. Jadi manusia jangan pernah lalai untuk mengupgrade diri, agar ga terlindas jaman & menjadi korban…hehe

  6. Perubahan global memang tidak bisa dihindari ya, mba. Semakin banyak manusia pintar di muka bumi maka kehidupan manusia pun semakin berkembang. Bicara uniknya Indonesia, saya sangat setuju kalau Indonesia itu memiliki aneka ragam keunikan. Tapi yang saya tahu uniknya Indonesia berarti ada di daerah yang jauh dari yang namanya kecanggihan teknologi. Saya prihatin jika pemerintah kita tidak segera memperhatikan dengan serius bahwa keunikan ini harus dimunculkan ke permukaan seiring dengan revolusi industri yang sudah kelewat canggih maka uniknya Indonesia hanya akan berakhir menjadi sesuatu yang antik atau kuno. Padahal dukungan pemerintah sangat berperan penting. Semoga Indonesia yang unik juga bisa semakin berkembang dan maju seiring kemajuan zaman. I love Indonesia!

  7. Revolusi industri 4.0 ini sedang hangat dibincangkan. Hampir semua hal dikaitkan dengan itu karena mungkin itulah yang sedang dan akan kita hadapi. Saya sempat tertohok dengan kata spesialisasi adalah kunci karena sampai sekarang saya masih belum menentukan arah. Selamat ya mba, tulisannya menang. Inspirated banget

  8. Saya tu kalo dapat peluang jual produk, langsung terbayang mbikinin blog (lengkap dengan domain name & hosting) untuk memasarkannya secara online 😀 . Yaaa.. mungkin karena saya online banget, mba, tiap hari depan laptop, internet ada, sedangkan mobilitas saya sangat rendah 😀 😀 😀

  9. Revolusi industri 4.0 ini memang memudahkan segala pekerjaan. Semua seperti berada di ujung jari. Buka hp, klik sana, klik sini, apa yang diinginkan sudah didapat. Tinggal bagaimana kita menyikapi agar tidak lupa diri. Tapi mengembangkan kemampuan agar nggak ketinggalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!