Menikmati Bondowoso, Surga yang Terserak di Wonderful Indonesia

Share

wisata bondowoso

Wonderful Indonesia …

Mengapa Indonesia mengangumkan dan luar biasa?

Apakah karena di sini saya dapat menikmati sego pecel lawuh tempe goreng dengan nasi yang masih kemebul?

Atau karena di sini dapat saya jumpai dawet ayu Banjarnegara, yang bagi saya adalah perwujudan harmoni rasa-tekstur dan aroma yang luar biasa?

Atau karena di sinilah saya dapat mencandai alam dalam berbagai bentuk rupa mempesonanya?

Highland Adventure, saya cukup kudet, karena baru tahu tagline yang diusung oleh pihak pengelola pariwisata di sini, di Bondowoso ini. Oh… iya juga ya, Bondowoso kaya akan dataran tinggi, dalam berbagai bentuk rupa dan wujudnya. Yaelah! Oneng banget sih, Wid? Masa belasan tahun di sini enggak nyadar juga? Baiklah, mari kita mulai dari yang paling tersohor.

kawah ijen bondowoso

Duh Kaka’- duh cek sennengnga

Mon eabes dhari jauh cek lebhurra
Kawah Ijen pajet daddi primadona
Se etojju ben turis mancanegara …

Duh alek-duh cek sennengnga
Salanjhangnga parjhaelenan cek jembharra
Angin cellep ben ro’om kembhangnga kopi
Kottha Jampit jen asre nyenengagi

Di atas adalah cuplikan lagu Mutiara Bondowoso (Kawah ijen), lagu berbahasa Madura, yang susah payah saya hafalkan beberapa tahun lalu. Demi apa? Demi tampil enggak malu-maluin bersama paduan suara se kantor untuk ulang tahun KORPRI. Oke…kembali ke laptop!

Setidaknya, dalam lagu itu tergambar seperti apa Kawah Ijen dan sekitarnya. Perkebunan kopi, pepohonan pinus, belerang. Oh ya…. meski tak ada dalam lirik lagu, jangan lupakan blue fire… ah, barangkali yang disebut terakhir itulah yang benar-benar menjadi daya tarik Ijen. Hanya ada dua tempat di dunia yang memilikinya. Karena Ijen lah, di Bondowoso kerap dijumpai turis-turis mancanegara berjalan-jalan menikmati kota. Iya, mereka ke mari memang demi Ijen.

wisata bondowoso

Lalu ini masih di Bondowoso juga, Puncak Mahadewa namanya. Ah… saya belum berkesempatan menjajal aroma petualangan di sana. Foto ini adalah milik para bolang kesayangan di rumah. Ceritanya, saat saya sibuk mengerjakan tesis, mereka malah hepi-hepi ke sana. Kasihan saya ya…

Kalau tempat yang ini, woh….jelas gampil banget deh untuk dicapai. Lha wong krucil-krucil saya aja nyantai lo menuju ke sana. Asyiknya di sini kita bisa merasakan sensasi bak berada di atas awan. Ih…lebay luh Mak!

Wisata Alam Patirana

Hanya selemparan batu dari rumah. Benar-benar hanya kaya main ke halaman belakang, dan… tara…. di situlah Anda jumpai surga!

Saya sudah 4 kali ke #Patirana. Pak Su malah udah 8 kali. Kenapa doyan banget sih? Selain dekat, tempat ini juga lengkap. Ada puncak P28, ada P81 yang konon spot terbaik untuk menikmati sunrise di Bondowoso, juga ada #airterjunPAJANGAN ini. Semuanya mudah dicapai untuk yang baru belajar jalan-jalan di alam. Enggak se ngos2an seperti naik gunung betulan. Tiket masuknya juga murce marice. Dan saya ikut bangga, bahwa tempat begini dikelola oleh masyarakat desa. Bravo!

P 28 Patirana

Kunjungan saya pertama kali ke sini adalah sekitar dua tahun lalu. Kali pertama, tujuannya adalah ke Puncak P 28. Bagi yang baru belajar naik gunung, tujuan ini bisa jadi sarana latihan. Satu jam-an saja berjalan dengan tanjakan yang tidak seberapa. Anda pasti bisalah!

Patirana Bondowoso

Sekitar tiga minggu lalu saya naik ke Puncak 81 bersama suami. Ini sih levelnya sedikit lebih ekstrem dibanding P 28. Saya bersama suami naik dengan santai, total butuh waktu 5 jam PP. Masih cukup oke buat usia 40 plus seperti kami. Medannya cukup menanjak, tapi ya enggak susah-susah amat untuk dilewati. Salah satu reward yang kami dapat sesudah bersusah-susah naik adalah hamparan bunga berwarna kuning ini. Wow!

Kami masih penasaran untuk membuktikan keindahan sunrise dari sini. Semoga suatu hari nanti ketika para bocah sudah mau diajak camping atau mereka cukup legawa ditinggal di rumah bersama pengasuh. Beberapa petugas di sini sudah kami ajak ngobrol perihal rencana ini. Mereka memberikan beberapa saran terkait eksekusinya.

Jadi, cerita di atas sih sebenarnya hanya sebagian kecil saja dari kemolekan tempat bernama Bondowoso yang dipuji-puji sebagai The Hidden Paradise. Apa karena rona molek meraka kemudian kita sematkan frasa, Wonderful Indonesia? Ya, sangat wajar. But for me… Indonesia luar biasa dan mengagumkan, simply just because… di sinilah saya lahir, besar dan belajar hidup dan mungkin nanti hingga menutup mata.

Wonderful Indonesia!

wonderful indonesia

Anda cinta Indonesia? Anda kagum pada keindahan Indonesia? Mari share kekaguman akan Wonderful Indonesia dengan ikut blog competition Wonderful Indonesia disini:

33 comments

  1. Reyne Raea says:

    Ya ampun, daerah Jawa Timur ke sana-sana ini belum pernah saya lewati.
    Hanya pernah sekali lewat ke Bali hahaha.

    Dari awal tahun rencanain ke bagian sini eh gak kesampaian mulu.
    jadi mupeng mulu liat foto2nya πŸ˜€

  2. Novi Nongkee says:

    Duuuuh sukaaaaa sama alam kaya gini, jadi flashback ke 17 tahun yang lalu, terbayang masa muda saat masih kuliah. *Ahiewww ketauan tuwirnyaaa akoooh hihihi. Tapi jiwanya tetep semangat darah muda darahnya para remajaaaaa… Dududu

  3. Meriska Putri says:

    Kalau ke Bondowoso lagi cuma pengen ke Areng-areng sama ngopi sepuasnya. Bukan anak gunung, gak doyan hiking. Maklum wanita manjah, haha. Oh sama ke stasiun yang udah gak kepake itu.

    Dulu ke Bondowoso cuma glundang glundung di hotel nungguin suami kerja, eman banget.

  4. Tatiek Purwanti says:

    Duh, ternyata Bondowoso secantik itu. Buketu bikin mupeng, apalagi naik gunung dg cara enjoy gitu πŸ˜‰
    Saya belum pernah sih ke sana, walopun ada sih teman lama yg tinggal di Bondowoso. Iyes, dia pinter banget berbahasa Madura. Tapi… paling tidak tape Bondowoso sudah membuat saya jatuh cinta. Uenakk

  5. Nunung says:

    Meskipun sama-sama Jawa Timur aku belum pernah loh Mbak berkunjung ke Bondowoso. Ternyata banyak juga ya tempat wisata yang menarik, Kalau nggak ditulis kayak gini emang jarang yang tahu ya Mbak. Tahunya orang itu cuma Bromo, Malang dan Batu sama Banyuwangi ya yang wisatanya ngehits.

Leave a Reply