Berburu Produk Handmade Unik Hanya dengan Klak-Klik

Share

Kelakuan emak mahasiswi yang lagi lari kencang ngejar target  lulus master dalam 3 semester, terkadang memang sungguh absurd. Silakan tertawa sepuas Anda. Si Emak kadang udah ngebayangin nanti pakai MUA siapa? Gaya riasan seperti apa saat wisuda? Pakai kebaya model  apa? Pakai kain  klasik, ataukah pakai encim nan honjreng? Aduh! Sungguh embuh! Tapi memang…. ya begitulah hidup ini harus berjalan. Terkadang ada hal yang dianggap remeh oleh sebagian orang, namun bikin bahagia tiada tara buat sebagian lainnya.

Bagi saya, hal-hal seperti itu dapat menambah semangat bekerja dan belajar untuk menuntaskan tesis saya serta dua mata kuliah yang masih tersisa semester ini. Juga menambah gairah untuk menyelesaikan draft buku yang sedang saya kebut. Anda tahu, dimana biasanya saya browsing? Qlapa. Eh, udah kenal belum sama Qlapa? Kalau buat saya yang doyan barang-barang handmade unik atau bergaya etnik, Qlapa ya surga banget. Termasuk tempat saya mencari hiburan di sela mengerjakan tesis dan kuliah yang sungguh padat.

Coba Anda lihat kain encim biru  dan kain klasik bermotif parang ini. Buat saya, baru memandangnya saja sudah menjadi obat bagi jiwa. Apalagi terus order dan yang bayarin Pak Suami (kalau ini hampir selalu sih! Kelakuan istri soliha sih emang gini!). Ajaibnya kelakuan saya enggak berhenti di situ. Membayangkan saya berjalan mengenakan toga dengan berkain salah satu dari keduanya, dengan kebaya yang juga berpotongan klasik (eungg… kutu baru atau kebaya kartini ya bagusnya?), itu sudah bisa banget jadi energy booster.

Baca Juga:

Baju Batik Wanita di Qlapa

Lalu lihat skirt tenun yang saya temukan ini. Duh… saya jadi ngebayangin international conference pertama saya, dan saya pakai skirt biru ini, warna favorit! Dipadanin sama blus broken white beraksen ruffle yang lama ngendon di lemari, sama gelang etnik yang sudah saya miliki yang terbuat dari perca kain batik. Pasti asyik banget inih!

 

Yang memudahkan saat mencari produk di Qlapa, salah satunya adalah fitur Filternya. Coba nih, seperti ketika saya nyari tas anyam ala-ala dedek Raissa. Tinggal masukin di pencarian nama itemnya, trus spesifikasi yang kita mau misalnya kisaran harganya, warna, bahan, dll. Klik deh! Taraaa…. maka keluarlah berbagai pilihan yang pas dengan ekspektasi saya. Tinggal cek satu persatu, mana yang paling pas dengan keinginan atau kebutuhan kita. Beres!

Asyiknya lagi, produk-produk yang sudah kita lihat bakal muncul di bagian “Terakhir Dilihat”, jadinya kita makin mudah membanding-bandingkan beberapa produk yang kita inginkan. Kita juga bisa memadankan beberapa item agar tercipta tampilan yang pas. Misalnya, rok batik klasik warna gelap kalau kita pasangkan dengan kebaya warna merah bakal cihuy enggak tampilannya, kita bisa lihat saja saat produknya disandingkan. Iya to?

Bagi saya, mengenakan produk handmade utamanya etnik, menyatakan keberpihakan terhadap produk lokal. Salah satu cara sederhana tapi bermakna untuk menunjukkan rasa cinta pada bangsa ini. Iya kan? Ndak perlu beribu teori nggedabrus dan omong berbusa-busa.  Lagi pula, rasanya bangga dapat mengenakan beragam produk etnik dalam berbagai kesempatan.

Berniat lebih sering lagi tampil bergaya etnik dalam berbagai kesempatan.

 

Aduh, saya sudah terlalu banyak cerita nih. Sepertinya harus segera kembali ke tugas literature review untuk mata kuliah Bioteknologi Lingkungan, lalu sesudahnya mengedit paparan untuk seminar progress thesis. Kalau Anda butuh hiburan seperti saya, atau sedang berburu barang etnik handmade, Anda bisa coba tengok Qlapa, ya.

 

Salam hangat,

WY

 

15 comments

Leave a Reply