Menjadi Peduli Infrastruktur Di Event PUPR Goes to Campus 2017

Share
PUPU goes to campus

(dokumentasi kemen PUPR)

Apa yang ada dalam bayangan teman-teman ketika disebut kata INFRASTRUKTUR? Jalan, atau jembatan saja? Hmmm.. enggak salah sih. Tapi, banyak hal lainnya sebenarnya yang masih masuk dalam katagori infratruktur. Sering dengar kan berita …. Nah, maka biar lebih update urusan infrastruktur ini, siang itu saya memutuskan turut bergabung dalam acara yang digagas Kementerian PUPR. Meski esoknya adalah jadwal untuk presentasi tugas, dan beberapa tugas paper juga deadlinenya sudah dekat, saya pikir ini tema yang sangat penting. Jadi, oke… saya bergabung.

Saya datang di Airlangga Convention persis saat Band dari Mahasiswa Unair memulai lagunya, mereka hadir di stage sebagai pembuka acara. Music cadas yang keras menghentak. Ah…bikin saya merasa masih anak SMA aja! Saya tidak begitu perhatian, berapa lagu yang dimainkan, karena sibuk live di Instagram story dan mencoba mengambil beberapa foto. Meski sulit juga, karena posisi kami, para blogger berada di bagian paling kiri dan tertutup beberapa fotografer lengkap dengan tripod mereka.

PUPR goes to campus

Foto Dulu Dooong Biar Eksis (dok pribadi)

Sedikit terlambat dari jadwal yang saya terima, akhirnya pukul 13 lebih sedikit, MC membuka acara siang itu. Dua mahasiswa unair yang belia membawakan acara siang itu. Sebelum acara inti berupa talkshow dimulai, ada juga penampilan seorang mahasiswa UNAIR yang membawakan  sebuah tari tradisional. Melihatnya, saya jadi teringat sahabat saya sejak SMP yang kini menjadi dosen sebuah PT di Jember, dia ahli banget menari ngremo, agak mirip dengan tarian yang dibawakan siang itu.

Si Cantik Zackia Arfan, Piawai Berdialog Dengan Mahasiswa (Dok Kemen PUPR)

Talkshow siang itupun dimulai. Zackia Arfan news anchor Metro TV memandu ngobrol-ngobrol siang itu. Hadir sebagai narasumber siang itu, Ibu Anita Firmanti (Sekjen PUPR), Bapak Junaidi Khotib (Wakil Rektor IV, Universitas Airlangga), perwakilan dari Media Indonesia dan Semen Indonesia Gresik.

Peserta Bukan Hanya dari Kampus UNAIR saja, Ada jUga dari ITS dan Lainnya (dok pribadi)

Sesi Tanya jawab siang itu begitu gayeng. Banyak sekali peserta yang mengacungkan tangan untuk bertanya. Sebenarnya saya juga menyimpan pertanyaan, tapi enggak uman kesempatan. Hi…hi…ngalah deh sama yang lebih muda belia. Pertanyaan teman-teman mahasiswa ini dahsyat-dahsyat bo… contohnya saja, seorang mahasiswa ilmu politik bertanya tentang bagaimana jika pembangunan infrastruktur menimbulkan konflik di masyarakat? Ibu Anita menjawab, bahwa ada tahap sosialisasi tentang project dang khuususnya tentang pembebasan lahannya juga, dan masyarakat juga mendapat ganti untung (bukan ganti rugi ya) sehingga dapat diminimalisir terjadinya konflik.

Sesi Outdoor yang menarik minat mahasiswa (dok. Kemen PUPR)

Zackia, MC gorjess siang itu juga lihai memancing opini para mahasiswa audien acara kece tersebut dengan berbagai pertanyaan. Misalnya, pengaruh apa yang paling dirasakan teman-teman mahasiswa dengan terbangunnya infrastruktur yang makin baik? Wah seruu….

Ke depan, saya menyampaikan pada panitia, mampirlah event seru ini di kampus kami Institut Teknologi Sepuluh Nopember alias ITS. Ha..ha… pesan sponsor banget ya Pak? Tapi enggak papa, semoga next beneran bisa singgah di Kampus Perjuangan. Karena kan ITS sangat dekat dengan hal-hal berbau konstruksi, infrastruktur dan semacamnya.

 

2 comments

Leave a Reply