Catatan Emak Kuliah: Horeeee…. Semester Pertama Selesai!

Share

Halo, enggak terasa semester pertama sudah selesai. Dan, katagori : Catatan Emak Kuliah ini sukses terbengkalai dengan sempurna. Hiks… saya memang kebanyakan target di awal kuliah. Saya sangat…saaaangat percaya diri bisa menyelesaikan semester ini dengan baik sambil tetap ngeblog, bahkan bikin katagori baru ini khusus untuk menampung daily life saya di kampus perjuangan. Saya juga pe de banget bakal bisa menyelesaikan draft demi draft buku dan mulai nulis publikasi. Nyatanya?

Saya terbanting-banting sekadar mengejar ritme perkuliahan. Ada hal diluar prediksi sebelumnya, bahwa ternyata saya dianggap perlu untuk ikut sit in di dua mata kuliah S1. Sit in di sini artinya mengikuti semua proses perkuliahan, mengerjakan tugas, ikutan kuis dan ujian, ikutan nge-lab tapi tanpa memasukkan mata kuliah tersebut dalam FRS. Jadi TIDAK ada nilai buat dua mata kuliah sit in saya, yang jumlahnya total 8 SKS, dengan masing-masing 2 kali perkuliahan per minggu. Sedangkan kuliah yang harus saya tempuh sesuai dengan FRS sebenarnya hanya ada 3 mata kuliah total  9 SKS. Jadi secara de facto, saya kuliah 17 SKS. Jreng…..jreeeeng…

Sedikit sebenarnya 9 SKS itu, tapi…. tapi…. ternyata sodara, waktu dan energi saya sangat tersita untuk mata kuliah sit in tersebut. Saya merasa seperti terbanting-banting. Apalagi ketika mata kuliah program S2 yang memang harus saya tempuh, mulai membanjiri kami dengan tugas-tugas. Omaigatt!

Saya masih bisa ngeblog 3-4 kali dalam sebulan. Maafkan kepada teman-teman pengunjung setia blog ini, kebanyakan adalah artikel berbayar. Kuliah harus terus jalan, blog juga harus jalan untuk menambal di sana-sini kebutuhan selama saya studi yang belum tercover dengan biaya yang ada. Idealisme saya untuk mengisi blog ini dengan setidaknya 80 persen original content, bukan content berbayar, runtuh sudah. Saya harus menyerah pada keadaan. Karena kalau saya keukeh, mungkin saya akan kelelahan sendiri bahkan mungkin bisa jatuh sakit. Akhirnya, saya coba ngeblog sebisanya, apa adanya, menikmati setiap kesempatan yang Tuhan berikan pada saya.

Lalu … susahkah menjalani proses kuliah? Jujur, iya, susah banget! Buat orang yang sudah belasan tahun lepas dari hal-hal ilmiah, dan berkutat dengan dunia birokrasi dan menyangkut hal-hal praktis saja, saya memang harus berusaha beradaptasi dengan cepat. Kalau tidak, semester ini bisa lost! Dan saya enggak mau!

Salah satu mata kuliah tersulit adalah yang berhubungan dengan operasional dan pengolahan air. Itu sulitnya amit-amit buat saya. Karena semenjak lulus di tahun 2002 awal lalu bekerja sebagai PNS di akhir 2002, saya sama sekali enggak pernah bersinggungan dengan pengolahan air, baik air bersih maupun air limbah. Dan bagi saya mata kuliah ini engineering banget, nget…nget…. dan saya sudah kelamaan menjadi birokrat. Wkwkwk…. harus benar-benar kuat berusaha switch dari mental birokrat ke engineer. Dan itu kebanting-banting banget rasanya.

Saya belajar entah sudah sekeras apa. Membaca text books, mengikuti kuliah sampai mentheleng, mengerjakan tugas, mencoba mengerjakan soal-soal di buku, sampai pada cara-cara setengah sinting! Contohnya? Terkadang saya jatuh tertidur dengan bayangan-bayangan akan berbagai jenis reaktor. Berbagai jenis dan bentuk unit pengolahan itu tergambar di benak saya, lalu berbagai proses saya imajinasikan terjadi di situ. Ada perubahan-perubahan kimia, ada bakteri-bakteri yang sedang makan, ada…. ah….sinting pokoknya!

Malam saat akan ujian, saking desperatenya saya, terpikirlah mengontak seorang kawan yang expert dalam bidang pengolahan limbah. “aku wis kesel moco buku” keluh saya padanya. “tulung jelasno, piye pengolahan gae limbah BOD tinggi lan NH4-N tinggi, lek nang lapangan? (Tolong jelaskan bagaimana pengolahan untuk limbah BOD tinggi dan NH4-N di lapangan). Keselnya temen saya bilang, “gampang nemen pertanyaane”. Wkwkwkwk… untung dia tidak sedang di depan saya, kalau di depan saya udah ta’ balang sepatu. Tapi setelahnya, temen saya ini jelasin prinsip-prinsip pengolahan seperti yang saya minta. Bla…bla…..bla….

Semester pertama usai. Bagaimana nilai wid? Ha…ha…. alhamdulillah 3 mata kuliah  sudah ada nilainya, ya matkul yang saya bilang susah setengan mampus ini! Mayan lah nilainya AB. Enggak ngisin-ngisini lah, meski saya sih penginnya A. Mbok bisa dapat nilai perfecto gitu lo maksud saya.  Sedangkan 2 matkul lagi, nilai saya A. Kata anak saya, “Ini Emak-emak udah agak tua kok pinter ya.” Wkwkwk… Alhamdulillah melalui semester ini dengan penuh perjuangan dan hasilnya cukup melegakan. But still, saya deg-deg an menunggu semester selanjutnya.

Bagaimana semester kedua? Ada target apa? Hahayyy…. saya enggak terlalu berani pasang target setinggi di awal. Yang jelas, semester kedua akan harus bagi waktu dengan launcing dan promo-promo buku kedua saya. Yang mungkin akan ada beberapa event setidaknya di Surabaya dan sekitarnya. Semester kedua juga sepertinya sudah harus mulai mikir thesis nih.

Jadi, sebenernya blogpost ini isinya apa? Ya…emang Cuma cerita aja ngalor ngidul tanpa tujuan atau tendensi apapun. Hanya memanfaatkan blog sebagai sarana terapi jiwa. Jiwa yang nyaris stres. Ha..ha… maka saya sampaikan terimakasih, buat Anda yang sudah bersedia baca curcol enggak begitu jelas ini.

Salam hangat penuh cinta,

WY

 

Catatan:

Foto di atas, adalah keriangan kami sekelas di awal semester ini

 

10 comments

  1. Lucky Caesar says:

    Haii mbaak salam kenaaall. . Kuliah di TL ITS mbak yaak. . Hehehe saya L30 😀
    Kayanya dulu pernah BW kesini juga heheh tp lupa di artikel yg mana. Sukses terus mbaak kuliaah dan ngeblognya, barakallah. Aamiin. .

Leave a Reply