Menjalani Hidup Sebenar-benarnya Menjelang Usia Empat Puluh

Share

Usia saya memasuki 39 tahun tahun ini, artinya tahun depan jika ada rezeki umur saya bakal sampai di usia 40. Deg-degan! Anda tahu kenapa? Banyak orang bilang, begini:

Jika memasuki usia empat puluh dan hidupmu masih begitu-begitu saja, maka hidupmu tak akan pernah berubah.

Yah…. meyakini benar perkataan seperti itu tentu tak elok. Tapi saya pikir memang ada baiknya serius bersiap-siap. Jadi mendekati empat puluh adalah pertaruhan buat saya. Iya sih, banyak hal positif sudah saya raih. Pencapaian demi pencapaian sudah saya peroleh. Jabatan yang lumayan di kantor, menerbitkan buku seperti impian saya, bahkan sebentar lagi akan lahir buku ke 5. Saya juga mulai bisa menikmati banyak hal menyenangkan dari blog. Mulai dari networking yang makin luas, hingga tentunya, penghasilan tambahan.

Tapi rasanya belum…. saya belum 100 persen menampilkan the  best version of me. Saya tahu, jika saya Live To The Max, saya akan jauh lebih dari ini. Bukaaaan…bukan materi menjadi target pencapaian. Tapi demi menjadi pribadi yang lebih bermanfaat. Bermanfaat buat keluarga, masyarakat, dan bangsa ini.

Dan saya memutuskan untuk menjalani hidup dengan sebenar-benarnya. Menjalani hidup sebaik-baik yang diajarkan dalam agama saya, menjalani hidup sebaik-baik yang dipandang dalam masyarakat saya, menjalani hidup sebenar-benarnya hidup!

No more ngegosip

No more nyinyir enggak jelas

No more cari-cari kesalahan orang lain

Mencintai setulus-tulusnya

Bermimpi setinggi-tingginya

Bekerja sekeras-kerasnya

Pokoknya, hidup sebenar-benarnya

 

 Back To Campuss, Sebuah Keputusan Besar

Salah satu keputusan besar yang saya ambil dalam rangka mendukung upaya hidup sebenar-benarnya tadi adalah back to campuss. Saya tahu, saya membutuhkan pendidikan formal, tak peduli betapa bencinya segelintir orang pada institusi bernama kampus. Karena bagi saya kampus bukan hanya impian, kampus adalah sarana penting buat pencapaian-pencapaian besar saya selanjutnya.

Saya sebut keputusan besar, karena ini berpengaruh bukan hanya pada diri saya, tapi juga pada keluarga. Lepas sementara dari jabatan yang bagi sebagian besar rekan adalah impian, meninggalkan keluarga untuk beberapa hari dalam seminggu, menyiapkan fisik dan mental untuk berjibaku. 

Kata orang, faktor U bakal menghambat. TIDAK kata saya. Saya tak mau menyerah pada usia. Saya tak mau menyerah pada capek, pada badan cepat pegal, and the bla…bla…bla…saya tahu pasti, ada banyak celah yang masih bisa ditembus untuk mengalahkan apa yang orang katakan Faktof U. Maka saya melakukan ini.

 

Menjaga Mental Pejuang

Saya tahu dan sadar betul, ada singa siap mengaum dalam diri setiap manusia, tak peduli berapapun usianya, termasuk saya. Ya, saya seorang petarung, itu yang selalu saya katakan pada diri saya sendiri. Berjuang diriku…berjuang!

Teman-teman sekelas saya memang jauh lebih belia, fresh graduated. Mereka rata-rata lebih muda 15 tahunan dari saya. Tapi bukan berarti yang jauh lebih tua ini bakalan terseok-seok mengikuti ritme mereka. Nyatanya TIDAK. Mungkin memang otot mereka lebih muda, sel-sel tubuh mereka lebih muda, otak mereka lebih segar. Tapi, mental pejuang dalam diri saya sudah tertempa jauh lebih panjang dari mereka. Dan itu modal!

 

Positive Mind

Theragran life to the max

Pola pikir yang positif itu penting banget buat saya. Membaca tumpukan jurnal internasional setiap hari, mengerjakan berlembar-lembar paper, jika tanpa pandangan positif, apa jadinya? Yang ada menggerutu enggak habis-habis, lalu habislah energi dominan buat menggerutunya, bukannya “enjoy” mengerjakan tugasnya. Saya selalu berupaya menikmati setiap tahap dalam studi saya. Menikmati kuliah, menikmati browsing jurnal, menikmati menulis paper, dll. Saya bersenang-senang dengan itu semua. Pada akhirnya, rasanya tidak ada yang berat, kok!

 

Pola Makan Sehat

Theragran life to the max

Pola makan sehat? Ya, harus! Teman-teman yang mengenal saya pasti sudah tahu keukehnya saya menjaga pola makan food combining, meski selama nge-kos, di mana kadang tidak terlalu banyak pilihan makanan ideal yang bisa saya ambil. Pola makan harian saya tetap berlimpah buah dan sayuran. Selalu ada stock buah di tempat kos saya yang saya bawa dari rumah, ataupun belanja buah di supermarket terdekat. Kalau soal sayuran, saya pasrahkan pada Ibu kantin di kampus dan warung sekitar kos. Raw veggies? Masih bisa diusahakan meski kadang sesekali aja. Sayuran segar saya penuhi melalui jus sayur yang dibeli di kantin maupun lapak jus depan kos.

Lebih dari itu, mindfullness itu penting banget. Bahwa saya senantiasa menjaga asupan saya sehari-hari, berlimpah buah dan sayur segar dan menghindari junk food, itu sudah sebuah kewajaran. Tapi penting juga bagi saya untuk melihat makanan dengan penuh kesadaran, memandang makanan sebagai suatu pemberian luar biasa dari Maha Pencipta. Dengan demikian, energinya akan berlipat dapat saya serap.

 

Bergerak Proporsional

Theragran life to the max

Saya percaya, jiwa dan raga yang sehat dibentuk juga dengan keseimbangan diam dan gerak. Tahu betul kapan saatnya diam (istirahat) dan tahu kapan saatnya bergerak (berolah raga). Saya tidak punya banyak waktu untuk secara khusus saya sisihkan untuk berolah raga. Paling-paling hanya peregangan ringan yang saya lakukan setiap pagi, dan berjalan kaki setiap ke kampus. Tapi syukurlah, itu saja ternyata sudah cukup banyak membantu badan makin bugar.

 

Suplementasi, Yes or No?

Sebaik apapun saya mengatur pola makan, tetap saya butuh yang namanya suplemen. Mengapa? Karena aktifitas saya terkadang memang luar biasa. Saya bukan hanya sibuk kuliah, tetapi juga melakukan perjalanan darat setiap minggu PP 14 jam, untuk menengok keluarga. Selain kuliah dan mengurus keluarga, saya juga masih nimbrung sana-sini event-event blogger. Stamina dan daya tahan tubuh, tentulah harus prima.

Syukurlah, selama semester ini tak pernah sampai benar-benar sakit. Ada kalanya memang saya merasa mulai drop. Tubuh mulai tak nyaman, badan pegal-pegal dan rasanya badan mulai mudah lelah. Saat itu saya tahu, saya harus sehat! Saat-saat mulai ngedrop begini, senjatanya adalah segera tidur, karena tidur adalah sebenar-benar istirahat, perbaiki lagi pola makan dan cari senjata tambahan. Apa? Multivitamin dan mineral!

Tapi kenapa? Kenapa dengan segala upaya hidup sehat yang jungkir balik saya lakukan, masih juga butuh suplementasi? Suplementasi itu tujuannya adalah buat membantu tubuh membantu mencapai taraf nutrisi optimalnya. Ada beberapa alasan kenapa kita butuh suplementasi:

  • Karena kondisi tertentu yang bikin tubuh tak mampu mencukupinya walau sebenarnya mampu membuatnya
  • Karena tubuh manusia tidak membuatnya (misal vitamin C yang tidak dihasilkan dalam tubuh)
  • Karena kondisi tertentu yang membuat tubuh manusia membutuhkan asupan lebih. Nah, ini contohnya seperti kondisi saya akhir-akhir ini. Kelelahan, begadang, beratnya beban studi dan pekerjaan, dsb.
  • Karena pola makan terkadang tidak selalu bisa ideal, misalnya nih, kalau lagi di kos, saya kadang susah mencukupi asupan raw veggies alias sayur mentah. Padahal, tahu kan, berapa banyak substansi penting yang sudah rusak selama proses pemasakan sayuran?

 

 

Theragran-M

Theragran life to the max

Ngobrol soal suplementasi, jadi ingat multivitamin teman baru saya yang namanya Theragran-M.  Jujur, saya baru aja tahu soal Multivitamin ini, dan awalnya pas pertamakali cari di kota saya Bondowoso, awalnya rada pesimis, ada enggak ya di apotek? Karena ini kota kecil, dan kadang obat-obatan atau suplemen di apotek tidak selengkap di kota-kota besar. Rada menyesal juga saya enggak cari dulu di Surabaya, tempat saya sekolah dan nge-kos. Ternyata saya temukan Theragran-M di apotek kedua yang saya datangi. Theragran-M ini dikenal sebagai vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Selain itu, Theragran-M adalah vitamin untuk mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit.

Lalu apa saja komposisi dalam sebutir tablet bersalut gula Theragran-M? Coba kita tengok difoto balik kemasan Theragran-M ini yukk…

Cukup lengkap ya, komposisinya? Lalu apa sih, kegunaan masing-masing komponen yang ada dalam Theragran-M?

Vitamin AMemiliki peran penting dalam pertumbuhan tulang, struktur gigi yang normal, juga membran mukosa yang sehat, kesehatan kulit, kesehatan mata, dsb.

Vitamin DVitamin D penting banget buat tulang yang kuat. Tapi bukan Cuma itu, vitamin ini juga diperlukan dalam meningkatkan penyerapan kalsium di saluran cerna. Tapi tidak boleh berlebihan juga, karena bakal menyebabkan kalsifikasi yang tidak normal di tubuh. Dan jangan lupa, vitamin D juga perlu bekerjasama dengan sinar matahari pagi sebagai kebutuhan harian.

Vitamin B1 Vitamin B1 berguna untuk membantu mengubah glukosa dan pati menjadi energi. Dia juga membantu pencernaan, menjaga kekuatan otot jantung, mencegah kelelahan, dan menghindari timbunan lemak di arteri.

Vitamin B2Vitamin ini membantu melepaskan energi untuk sel-sel tubuh, juga  memungkinkan pemanfaatan lemak, protein dan glukosa.

Vitamin B6 Berfungsi mengontrol metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Peran lainnya adalah mengontrol kadar kolesterol, juga membantu keseimbangan kimia dalam darah dan jaringan. Vitamin B6 juga berguna untuk mencegah retensi air serta membangun hemoglobin.

Vitamin B12 – Vitamin B12 berguna untuk meningkatkan pemanfaatan protein, lemak dan karbohidrat. Vitamin ini juga penting untuk pembentukan sel darah merah, mencegah anemia pernisiosa, membangun asam nukleat, serta membantu fungsi sistem saraf.

Vitamin C – Ini dia salah satu vitamin paling populer. Anak-anakpun kenal biasanya. Vitamin C penting dalam pembentukan kolagen, berperan pula dalam penyerapan zat besi, beberapa protein dan asam folat, juga dapat mencegah oksidasi vitamin lain. Vitamin  membantu metabolisme asam amino juga kalsium, memperkuat pembuluh darah,  mengontrol perdarahan internal, mempertahankan tulang dan gigi, juga menjaga stamina dan kekebalan tubuh.

Vitamin EBiasanya orang mengenal vitaim yang satu ini berkaitan dengan kecantikan dan antiaging. Fungsi vitamin E adalah buat melindungi jaringan dan lemak dari oksidasi yang merusak. Fungsi lainnya adalah untuk pemecahan sel darah merah, mengatur protein dan metabolisme kalsium, memperkuat dinding kapiler, dll.

IodiumIodium berfungsi dalam menjaga kelenjar tiroid dan mencegah gondok. Iodium juga membantu membakar lemak, mengkonversi karoten menjadi vitamin A, serta penyerapan karbohidrat dari usus kecil, dll.

Zat BesiBerperan menjaga fungsi sel, manfaat zat besi lainnya adalah untuk mencegah anemia.

Tembaga II – Mineral ini memfasilitasi penyerapan zat besi, berperan mensintesis enzim dan pigmen kulit, juga meningkatkan metabolisme protein, dll.

Mangan II – Mikromineral ini dibutuhkan untuk menjaga fungsi normal otak dan sistem syaraf.

MagnesiumMineral penting ini sering dilupakan perannya dalam pembentukan tulang. Magnesium juga sangat penting dalam penghantaran rangsang syaraf dan pembentukan protein. Selain itu, magnesium juga sangat penting dalam aktifasi enzim.

Seng – Seng berperan penting dalam metabolisme energi dan fungsi banyak enzim.

 Nah, ternyata berbagai vitamin dan mineral tadi fungsinya sangat beragam kan dalam mempertahankan keseluruhan fungsi tubuh kita dapat berjalan baik? Lalu, kenapa Theragran-M? Apa keunggulannya?

Pertama, Theragran-M sudah diresepkan oleh banyak dokter selama 40 tahun

Kedua, kombinasi Multivitamin dalam Theragran-M serta Mineral esensialnya terbukti meningkatkan, mengembalikan juga menjaga daya tahan tubuh, serta mempercepat proses penyembuhan.

Ketiga, untuk teman-teman muslim bisa menggunakannya dengan tenang karena sudah ada sertifikasi halal MUI nya.

Namun demikian, penggunaan suplemen yang baik juga tergantung pada tangan konsumen yaitu kita, saya dan Anda. Sebagus dan sebaik apapun suplemen, jika konsumen tidak bijak mengkonsumsinya, mungkin akan kurang baik dampaknya. Karenanya, saya punya beberapa tips buat teman-teman dalam mengkonsumsi suplemen.

Tips Mengkonsumsi Suplemen Ala WY:

  1. Pastikan membeli di tempat yang bisa dipercaya, dengan harga wajar. Anda bisa mengecek dahulu ke website produsennya, cek juga HET yang tertera di kemasan.
  2. Selalu cek tanggal kadaluarsa sebelum membeli dan mengkonsumsinya.
  3. Pastikan menggunakan sesuai dengan petunjuk penggunaan, atau jika pada kondisi khusus, ikuti saran penggunaan dari dokter Anda.
  4. Ingat, fungsi suplementasi adalah sebagai pelengkap. Tetap jaga asupan makanan Anda. Limpahi menu harian dengan buah dan sayur segar, bebijian berkualitas, berbagai protein yang bervariasi, dan semua kebutuhan tubuh Anda, bukan makanan yang sepintas mewah dan mahal namun kosong gizi.
  5. Tetap jaga pola hidup keseluruhan, karena SEHAT itu faktornya banyak banget. Jangan mentang-mentang sudah minum suplemen, lalu merasa berhak berlaku ugal-ugalan terhadap tubuh.
  6. Secara berkala, cek penyimpanan obat Anda, musnahkan suplemen yang sudah kadaluarsa
  7. Rusaklah kemasan sebelum Anda membuangnya, untuk mencegah penyalahgunaan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Jadi…. begitulah saya berupaya hidup sebenar-benarnya menjelang usia empat puluh ini. Kalau Anda? Bagaimana Live to The Max versi Anda? Berbagi yuk!

 

 

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M

 

Referensi:

Tan Shot Yen, Saya Pilih Sehat dan Sembuh, Dian Rakyat, Jakarta, 2013

http://www.idmedis.com/ diakses 13 Juni

https://theragran.co.id/ diakses 13 Juni

 

35 comments

  1. Agustina Purwantini says:

    Wah, jadi malu akuuu. Sudah 40 puluh dan begini-begini saja. Eh, enggak ding. Malah dipaksa keadaan untuk mulai dari nol lagi sejak 40. Apa mungkin, inilah yg disebut life begins at 40? Aku mesti berjuang untuk menjadi pribadi baru… #malah curhat# BTW vitaminnya pait enggak sih? Hehehe aku kan takut menelan tablet-tablet

  2. Dian says:

    Keren pencapaiannya Mbak..padahal baru mau 40 yaaa! Saya malah sudah 40 lebih hihihi, tapi tetep ya harus semangat dan berusaha terus sehat. Insya Allah. Terima kasih untuk virus sehat yang ditularkan dan banyak kebaikan yang dibagikan. Semoga sehat selalu dan tercapai yang diimpikan..:)

  3. Oci YM says:

    Waaaaah… nggak kelihatan Mbak mau usianya 40 tahun. Masih imuuuut. Nah, saya pribadi, masih jumpalitan nih untuk pola hidup sehatnya.

    Salam kenal yah 🙂

  4. Evrinasp says:

    Mengiri pada mu mbak yang bisa melanjutkan pendidikan lagi, doakan moga saya bisa menyusul. Sehat selalu mbak, gaya hidup mu sehat sekali lahir batin

    • wyuliandari says:

      Pasti bisalah. Ayo… semangat saja. Kamu masih muda. Apalagi Institusi pendidikan dekat di kotamu kan? Institusi terbaik pula. Ndak Usah jauh-jauhan sama anak nanti. Kejar sanaaa

  5. Julia Amrih says:

    Mba’ Wid mau 40 tapi nggak keliatan kayak mau 40 🙂
    Seger banget masih. 😉
    Efek pola hidup sehat emang gitu kali ya Mba’, hihi. Acung jempol deh buat semangat hidup Mba’ Wid, saya yang lebih muda ini jadi malu karena masih jauh levelnya. 🙂
    Sehat terus ya Mba’ Wid, sukses lombanya. 😉

  6. Lusi says:

    Asik banget artikelnya. Emang bener kok secara aku sdh 40++, kalau di 40 kita nggak punya pijakan mantap, setelah jauh over 40 bakal terus menerus jadi orang yg menclok sana menclok sini. Gimana bisa hidup tenang, jika masih berada dalam pusaran pencarian dg yg muda2. Akhirnya ya itulah, masih suka ubyang ubyung nyinyir sana nyinyir sini. Yg mau 40 & yg sudah lewat 40 kudu baca ini.

    • wyuliandari says:

      Wah… ternyata bener ya. Suwun Mbak, buat sharing ceritanya. Btw aku terpesona oleh kosa kata baru:unyang-ubyung. Ha..ha..jarang banget dengar.
      Suwun, Mbak 🙂

  7. Dee - HDR says:

    Luar biasa banget mba semangatnya.. Semoga dengan kerja keras capai cita-cita bisa makin bermanfaat ya buat perkembangan diri sendiri dan syukur-syukur kalo berkah nya juga sampai ke oranglain 🙂

  8. Maria Soraya says:

    benar, penting punya target hidup karena umur itu gak bisa diulang … lagian hidup yg standar2 aja itu pun kurang seru, kudu ada sesuatu biar selalu semangat

    jamannya sekolah, aku gak suka ikutan lomba, eh setelah menikah dan punya anak nyandu ikutan lomba blog … better late than never ikut2 lomba *ehgimana

  9. Haya Nufus says:

    Jadi ikut tersemangati baca postingan ini… Jadi pingin kuliah lagi juga… Usia itu adalah angka-angka ya Mbak.. Selama mental juang ada tantangan apapun bisa dihadapi. Semoga sehat dan mudah mencapai semua keinginan Mbak. ^^

  10. Yurmawita says:

    Aku Pernah merasakan satu kelas dengan mereka baru menamatkan pendidikan, secara mental kita lebih unggul dari mereka. Semangat..Kalau mereka free tidak mikirin apa apa selain belajar, namun semakin kita dikejar sama tanggungjawab yang seabreg maka semakin ingin sampai lebih cepat ke ujungnya.

  11. adhi hermavan says:

    Pantes ya Awet muda…. Aku gak nyangka malah kalo umurnya mbak udah mau kepala 4…

    Hal penting yang aku ambil disini adalah aku harus mulai yoga lagi biar tetep sehat dan bugar…

Leave a Reply