Menurunkan Berat Badan Saat Puasa

Share

menurunkan berat badan saat puasa

Di artikel sebelumnya saya sudah membahas tentang berat badan ideal saat puasa. Sekarang, bagaimana jika kita benar-benar sudah overweight, dan inginnya nih, saat puasa sekalian digunakan sebagai kesempatan mencapai BB ideal. Menurunkan berat badan saat puasa, bisakah?

Tentu saja bisa. Bahkan menurut saya, akan sangat efektif dilakukan, asal dengan cara yang benar. Pada saat ramadan, kita relatif makan dengan teratur, kan? Nah, keteraturan itu juga diperlukan dalam mengatur pola makan. Dalam bulan puasa kita juga punya jendela makan yang relatif lebih sempit dari biasanya, kita mengosongkan perut setidaknya selama 8 jam-an. Perut kosong, dengan refeeding yang benar akan menghasilkan banyak efek menguntungkan untuk mencapai berat badan ideal kita. Namun jangan lupa, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin menurunkan BB saat bulan puasa ini.

 

  1. Hidrasi tubuh dengan baik

Semua orang tahu, kita butuh cukup menghidrasi tubuh. Tapi, ada juga yang belum tahu, bahwa menghidrasi tubuh artinya ya dengan air putih berkualitas saja, atau cairan alami yang mungkin bisa berupa jus buah, jus sayur, air kelapa, dll. Menghidrasi tubuh dengan baik, tidak termasuk meminum segelas es teh dingin atau semangkuk es campur dingin manis yang mengundang selera.

Saya dan keluarga biasa mengawali buka puasa hanya dengan segelas air putih saja. Lalu lanjut dengan buah setelah jeda beberapa menit. Setelah itu minum lagi beberapa gelas air putih secara bertahap dengan memperhitungkan waktu cerna masing-masing makanan yang dikonsumsi. Begitu juga saat sahur, kami memulai dengan air putih, dan menutuk sahur sesaat sebelum imsyak juga dengan air putih 1-2 gelas tanggung.

 

  1. Pilih makanan berkualitas

Selama berpuasa, kita akan makan lebih sedikit, jadi bagi saya, lebih pilih-pilih makanan itu wajar. Karena kita membutuhkan nutrisi yang cukup dengan kesempatan makan lebih sedikit. Jadi jangan sia-siakan ruang dalam perut Anda dengan mengisinya dengan makanan enak bahkan mahal namun kosong gizi. Apa yang saya sebut makanan kosong gizi? Makanan- makanan sarat karbohidrat, makanan manis, semisal aneka kue dan junk food.

Prioritaskan ruang dalam lambung untuk ditempati sebanyak mungkin real  food seperti buah segar, sayur segar, bebijian dan protein secukupnya.

Dengan cara ini, selain tubuh kita akan lebih bugar (karena ternutrisi dengan baik), puasa kita juga akan memberikan efek detoksifikasi yang optimal, lo. Nah, kalau toksin sudah jauh-jauh dari tubuh kita, upaya bikin badan langsing juga sangat mungkin akan menjadi lebih mudah.

Baca juga:

Resep Buka Puasa Ala Food Combining

Resep Smoothie Sehat

  1. Tetap bergerak

Puasa bukan alasan untuk mager, diam saja dan hanya leyeh-leyeh sepanjang hari, iya kan? Tubuh yang sehat ideal juga butuh bergerak dengan proporsional. Makan bangkitlah, lakukan setidaknya peregangan tubuh ringan, beberapa kali dalam seminggu Anda juga bisa jalan-jalan santai. Yoga juga olah raga yang oke buat tubuh. Pastikan saat berpuasa melakukan olah raga yang tidak terlalu berat.

 

  1. Niat yang lurus

Menurut saya, sangat penting untuk tetap meluruskan niat. Niat berpuasa tetap semata-mata untuk Allah SWT. Upaya ini-itu yang kita bicarakan di atas, sebenarnya juga adalah upaya mengikhtiarkan sehat melalui fasilitas yang diberikan Tuhan yakni Ramadan. Selalu tanamkan dalam keyakinan Anda, bahwa Tuhan menciptakan manusia dalam sebaik-baik bentuk, termasuk secara fisik. Jadi, Kodrat Anda adalah sehat ideal, bukan overweight dan sakit-sakitan. Perlu dipahami, bahwa ikhtiar sehat dan mengusahakan BB ideal adalah bagian dari wujud syukur kita kepada Tuhan, atas nikmat raga yang sempurna ini.

 

Lalu, bagaimana dengan pertanyaan seperti ini:

Mbak, menjaga makan saat berbuka itu susah banget tauk! Segala takjil ada di hadapan, semua makanan enak tersedia dan sudah boleh di makan, kalap dong kita!

Anda mengalami yang seperti ini juga? Saya jawabnya sih, simpel saja. Sis… bro… yang namanya puasa, ya godaannya justru saat berbuka. Di siang hari kita lihat makanan seenak apapun, anteng kita, lha emang masih enggak boleh makan-minum. Saat berbukalah yang menurut saya menunjukkan siapa diri kita sebenarnya, bisa menahan diri atau langsung hajar semua? Nah, tinggal memilih sekarang, kita mau jadi yang mana? He..he… pis bro-sis

Baca juga:

Ingin Berat Ideal? Ini Caranya

 

Akhirnya, selamat berpuasa. Semoga Rahmat Tuhan senantiasa bersama kita.

Salam hangat.

5 comments

  1. Eni Rahayu says:

    Bener banget mbak, godaan terbesar adalah saat berbuka. Beli aapppaaa aja pas ke pasar ramadhan,eh di rumah mau makan semua ampe perut sakit, Wkkk… Buah aja deh aman…

  2. Efi Fitriyyah says:

    Air kelapa atau jus buah itu favorit aku buat buka puasa.Walau seringnya sama air putih. Nah ngatur pola minum selama puasa aku masih suka selebor, seingetnya aja. Giliran merasa sembelit baru nyadar kurang minum 😀

Leave a Reply