Menepi Sejenak di Le Grande Bali

Share

le grande bali

Menepi Sejenak Di Le Grande Bali –┬áSebagai orang yang hidup di banyak dunia, (kantor, bisnis, nulis) honestly, sebesar apapun semangat dan dedikasi saya, pasti pernah bertemu yang namanya suntuk. Masalahnya bukan hanya berhenti di situ. Sebagai orang yang harus bekerja dengan ide-ide segar, ini mengganggu banget. Sumpah! Bagaimanalah bisa menulis sekian artikel untuk blog ini dan beberapa blog lain yang saya kelola bersama suami? Bagaimana bisa menyelesaikan draft-draft buku, kalau rasanya otak ini macet. Ide menguap entah ke mana.

Masalah seperti ini sepertinya bukan hanya milik saya. Banyak kawan blogger dan penulis mengalami hal yang sama. Makanya jangan heran kalo melihat ada libur 2-3 hari para penulis atau blogger seperti kami banyak ngelayap. (Bisa dilihat dari postingan sosmed para blogger kalau lagi wiken, rata-rata isinya jalan-jalan). Samalah dengan pekerja kantoran terutama yang bekerja di kota besar macam Jakarta. Mantengin jadwal long wiken di kalender, dan langsung kaburi begitu saatnya tiba. Kemana aja deh, mau jauh sampai luar pulau atau luar negeri, atau yang dekat-dekat saja seperti yang sering saya lakukan. Pokoknya lari dari kenyataan rutinitas yang menjemukan.

Baca juga: Belajar Ekosistem Pasang SUrut DI BJBR Probolinggo

Teman-teman mungkin sering (meski enggak sering banget) membaca acara ngelayap saya dan keluarga di blog ini. Atau juga melihat foto-foto jalan-jalan kami di instagram saya. Biasanya saya pergi jalan-jalan bersama keluarga, rame-rame. Kami selama ini selalu bepergian dalam paket lengkap: saya, Ayah, Raniah dan Asa. Rasanya sesekali pengenlah merasakan gaya liburan yang lain. Pergi sendiri misalnya, atau pergi dengan sahabat saya (kebetulan beberapa sahabat saya juga doyan liburan). Enggak salah dong sesekali titip anak-anak ke nenek atau ayah mereka, asal bisa pulang dengan pikiran fresh dan semangat yang kembali full. Ha..ha.. *BundaMintaPiknik

Baca: Petualangan Kawah Ijen 1

Okelah, bagaimana kalau coba rencanakan dari sekarang. Waktunya? Biasalah, semua juga tahu, bahwa long wiken adalah pilihan tepat. Praktis gitu, saya enggak perlu urus surat cuti yang lumayan ribet. Maklumlah PNS, urus cuti dimulai dari bagian kepegawaian di kantor, harus persetujuan pimpinan dan naik sampai Badan Kepegawaian daerah. Ribet bok! Padahal Cuma mau ngabur 3 hari saja. Jadi yukk… tandai, adakah long wiken yang masih tersisa di tahun ini?

Trus, sekarang soal tujuan. Mau pergi ke mana? Bali sepertinya asyik ya. Alasannya? Tentu saja kalau dari tempat saya dekat. Paling hanya 3 jam udah sampai. Alasan lainnya karena Bali suasananya enak untuk liburan, dan lagipula saya belum (dan enggak akan pernah) puas menikmati Bali. Sekarang bagaimana soal akomodasi? Beberapa waktu lalu saya pernah urung menginap di Bali, hanya karena rencana perjalanan terlalu mepet dan saya tak dapat penginapan. Iyalah, lha wong saya carinya pas musim liburan, dan baru mulai nyari H-1. Sekarang, jangan sampai itu terjadi lagi ya. Enggak lucu!

Mungkin teman-teman juga ingin membaca: Petualangan Ala Ransel Jember-Bali

Merujuk ke pengalaman terakhir 2 minggu lalu, ketika buru-buru cari hotel di Batu dan tetap dapat yang asyik. Pakai apa? Traveloka dong. Nah, setelah obok-obok Traveloka, ada nih hotel dambaan. Rasanya disini bakalan stay vacation saja. Mengasingkan diri, mencoba lebih banyak berkomunikasi dengan Sang Pencipta. Mencoba kembali ke pusat diri, menemukan kembali hal-hal terdalam. Yoga, baca buku-buku yang asyik dan menenangkan, spa, lalu oret-oret konsep blog dan buku ke depan, keknya asyik juga. Aaakkk… tetep ujung-ujungnya kerja.

Ha..ha… Ini nih, Hotel Le Grande Bali namanya. Lokasinya di Jalan Uluwatu Pecatu, Bali. Dari Bandara Ngurah Rai Bali, hotel ini hanya sekitar 20 menit perjalanan. Hotel ini tidak terlalu dekat dengan objek-objek wisata, jadi buat yang memang mau stay vacation, ya cocok. Udaranya sejuk, suasanya hening dan damai! Suasana sekitar dengan pemandangannya hijau dan bikin segar.

le grande bali (1)

Untuk design interiornya, nih hotel didominasi sama nuansa modern. Penataan ruangnya kece, sepertinya saya akan betah deh. Oh iya, denger-denger, kolam renang di hotel Le Grande Bali ini juga sering dijadikan untuk tempat resepsi. Boleh juga nih… bisa jadi pilihan buat teman-teman yang sedang merancang acara weddingnya ya. Hayooo… siapa nih yang lagi sibuk persiapan wedding?

Buat yang hobi main catur, sepertinya asyik nih mai catur di tengah suasana hijau ...

Ke Bali buat menyepi doang, enggak main di pantai? Rugi! Mungkin itu pendapat banyak orang. Enggak khawatir juga lah ya, meski hotel ini jauh dari mana-mana, tapi dia masih terletak satu kawasan sama Pantai Dreamland. Jadi tetap mudah kalau mau main di pantai, atau sekadar mau berjemur membuat kulit ini makin eksotis lagi. Ha..ha… Kalau saya sih, emang suka pantai. Kalau perjalanan melewati pantura, saya biasa istirahat di pantai yang ada di pinggir jalan. Paling sering sih, bisanya di pasir putih, Situbondo. Tapi saya ke pantai bukan untuk berjemur atau berenang. Paling di pantai saya sukanya menikmati suasananya aja. Biasanya kalau suasana enak gitu, suka tiba-tiba dapat ide segar. Nah, blogpost mendatang atau judul buku selanjutnya bisa didapat saat-saat begini nih!

Nah, siap untuk liburan yang akan datang? Ada yang mau ikutt Menepi Sejenak Di Le Grande Bali? Yuk…yukkk

5 comments

Leave a Reply