Memilih Blender Yang Tepat Untuk Dapur Sehat

Share

Cara Memilih Blender

Memilih Blender Yang Tepat Untuk Dapur Sehat – Di blogpost yang lalu saya share menu takjil ala Food Combining. Nah, salah satu variasi yang saya bahas di situ adalah smoothies buah. Ini memang kesukaan si anak perempuan dan ayahnya. Teman-teman bisa baca postingan yang saya maksud dibawah ini: Resep Buka Puasa Ala Food Combining: Variasi Sajian Buah

Cuma… bicara soal smoothie, sebenarnya bikin saya rada galau. Pasalnya si blender, senjata utama saya buat bikin smoothie, ini kelihatannya sudah ogah-ogahan bekerja. Kalau material yang dimasukkan agak keras, seolah pisaunya tak sanggup berputar melumat bahan. Baru lancar muternya, kalau ditambahkan air agak banyak. Yaaaa… padahal saya sukanya smoothie yang kental.

Bukan salah dia sih, umurnya memang sudah sangat cukup untuk diizinkan pensiun. Blender murmer tersebut saya beli saat Kak Asa, sulung saya masih ada di dalam kandungan. Itu artinya, hampir 11 tahun. Wow! Tua juga dia ternyata.

Bukan Cuma urusan smoothie yang kemudian jadi terganggu karena si blender tua yang mulai menurun performanya. Stok bumbu dasar di freezer saya juga terancam keberlanjutannya. Hiks… iya, saya punya kebiasaan menyetok beberapa jenis bumbu dasar. Setidak-tidaknya saya harus punya bumbu dasar merah. Paling afdol sih kalau punya semua: bumbu dasar putih, bumbu dasar kuning, dan juga orens. Kenapa? Karena keluarga kami jarang menyantap lauk hewani lebih-lebih ketika Ramadan, dengan maksud mengoptimalkan fungsi detoksifikasi saat berpuasa. Jadi supaya makan protein nabatinya terasa enak, harus punya senjata berupa bumbu yang bisa diandalkan.

Lebih-lebih bulan Ramadan begini, biasanya si ayah dan anak-anak nagih makan lauk nabati yang bumbunya bervariasi mulai dari bumbu bali tahu-tempe, rendang jamur, sambal goreng kacang merah, dsb.

Uhhhh… apalah saya tanpa stok bumbu dasar. Workingmom yang memilih tetap memasak sendiri seperti saya, memang terbantu sekali dengan adanya bumbu dasar siap pakai.

Jadi, nggak ada salahnya dong kalau saya mulai berencana membeli pengganti blender tua ini. Karena membeli blender baru, tampaknya sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi sekadar keinginan. Saya benar-benar sudah butuh banget senjata baru buat dapur ini.

 

Pilih Yang Tepat

Boleh dong ya saya share, bagaimana saya memilih blender yang sesuai untuk kebutuhan dapur saya. Ini tipsnya:

1. Brand yang oke. Saya sih bukan pilih-pilih atau gimana ya. Menurut saya, harga sebuah blender cukup lumayan. Jadi, karena dia investasi yang penting untuk dapur saya, saya ingin produk yang terpercaya. Kalau bisa sih, produk yang after sales nya juga baik, sehingga saya enggak repot kalau nanti ada apa-apa.

2. Pilih sesuai fungsi. Kalau saya, blender selain untuk smoothie juga untuk menghaluskan bumbu-bumbu. Jadi saya akan memilih blender yang satu setnya memiliki beberapa gelas (setidaknya 2) dan jenis pisau tersendiri untuk berbagai kebutuhan tersebut. Biasanya ada cup/gelas kecil yang khusus untuk grinding bumbu kering seperti merica, pala, kemiri, dll. Tapi, kalau teman-teman misalnya hanya akan menggunakan blender untuk bikin smoothie atau milkshake dan semacamnya, beli saja yang satu jar. Itu sudah cukup. Daripada nanti bagian lainnya nggak terpakai kan mubazir.

3. Kapasitas. Nah, ini juga penting ya. Jadi kalau buat saya, minimal blender yang akan kami beli harus muat setidaknya 4 gelas smoothie untuk kami sekeluarga. Tapi, kalau misalnya di rumah teman-teman sendiri saja yang doyan smoothie, tak ada salahnya mempertimbangkan beli yang model-model shake and take gitu aja. Toh bikinnya juga hanya 1 porsi buat 1 orang.

4. Material gelas  juga perlu diperhatikan. Kalau ingin aman memang pilih yang plastik, relatif awet jika jatuhpun enggak mesti pecah. Tapi, kalau sudah lama biasanya gelas plastiknya akan buram, jadi kurang cantik. Apalagi kalau blender ini juga akan digunakan buat bumbu. Kunyit, misalnya, biasanya akan meninggalkan noda. Material kaca relatif lebih mudah dibersihkan dan akan awet beningnya. Kelemahan material ini adalah, pada bobotnya yang lumayan berat.

5. Jika ada dana, dan memang ingin hasil prosesan smoothie yang lebih sehat, bisa dipertimbangkan untuk membeli blender yang memiliki pilihan kecepatan putaran. Jadi memproses smoothie dengan kecepatan rendah saja, untuk menghindari “panas” dari putaran pisau. Dengan cara ini, smoothie yang dibuat masih lebih utuh enzym hidupnya.

 

Belanja Online Pilihan Saya

Di kota kecil ini, tak terlalu banyak barang yang bisa dipilih. Kalaupun ada, saya harus menyisihkan waktu buat keluar masuk toko, duh… apalagi puasa-puasa begini. Rasanya enggan kalau harus keluar untuk belanja. Terutama juga, karena toko-toko di kota kecil ini terkonsentrasi di daerah sekitar pasar kota, yang tempohari terbakar dan saat ini masih sedang renovasi. Duh… macet, panas dan berantakan. Pokoknya makan energi banget kalau harus belanja ke luar. Membuang banyak waktu…

Dalam kondisi begini, bersyukur saya punya pilihan cara berbelanja bernama BELANJA ONLINE. Hanya lewat laptop atau bahkan smartphone, modal wifi atau paketan data, duduk manis sambil ngadem di rumah, dapat deh barang impian! Tsahhh…. surgaaaa!

 

Dari Komik Hingga Perlengkapan Outdoor

Belanja online paling sering, ya di Bukalapak. Pak suami sering mengorder komik-komik dengan menggunakan akun saya. Akhir-akhir ini juga sering belanja kebutuhan untuk kegiatan outdoor, mulai dari perlengkapan olahraga hingga mendaki gunung. Semua memang ada di Bukalapak. Maka sekaranglah giliran Bunda yang belanja kebutuhan perlengkapan dapur di sana.

Oya, mengapa Bukalapak? Pertama jelas kepraktisannya, tanpa kemana-mana lagi saya bisa dapat berbagai keperluan yang saya sebutkan tadi. Ini menghemat waktu banget… nget.. nget. Kedua, alasan keamanan.

Belanja online itu, menurut saya yang utama adalah faktor keamananya. Nah, sepanjang pengalaman saya belanja di Bukalapak, saya merasa aman. Barang selalu terkirim tepat waktu pula.

Jadi, bagaimana? Blender macam apa yang akan saya beli. Coba deh saya tengok-tengok dulu.

Cara memilih blender 2

Kalau mempertimbangkan semua kondisi dan kebutuhan saya akan sebuah blender, tampaknya Blender Professional OXONE ox-870 DARI Graha FE ini cihuy deh. Sepertinya ini cocok buat kebutuhan dapur saya.

 

Beli Blender Sambil Ikutan Bedug Berkah BL

Siapa yang sudah tahu program terbaru dari Bukalapak ini? Cuuung! Yak, ini program asyik banget ya. Maka sambil pilih blender impian, tak ada salahnya kalau saya sambil ikutan program ini. Siapa tahu saya bisa jadi pemenangnya. Ya nggak? Sebab, banyak banget sih, Kejutan Bedug Berkah BL ini.

Ada yang belum tahu soal Bedug Berkah BL? Bedug Berkah BL ini adalah program terbaru dari Bukalapak. Aturan mainnya begini, sembari berbelanja kebutuhan Ramadan ini di Bukalapak, kita bisa gerak-gerakkan smartphone kita layaknya orang menabuh bedug. Seru banget, karena saat digerakkan itu, akan ada bunyi seperti suara bedug. Dug…dug..dug… tek tek tek… hi..hi… ini menghibur banget!

Yang lebih seru lagi adalah kejutannya. Bagi yang beruntung, bakalan dapat Kejutan Bedug Berkah  yang bisa berupa potongan harga, gratis ongkir, atau kejutan-kejutan lain.

Mungkin nih, ada teman-teman yang belum tahu dan belum mencoba, jelasnya, gambaran tentang Bedug Berkah BL adalah seperti ini:

1. Program ini berlaku dari tanggal 23 Mei hingga 10 Juli 2016, dicatat ya teman-teman, biar nggak sampai ketinggalan.

2. Jangan lupa, sebelumnya instal aplikasi belanja Bukalapak dulu ya. Aplikasi ini tersedia bagi teman-teman baik yang menggunakan android maupun iOS.

3. Nah, setelah teman-teman instal aplikasinya, jangan lupa juga bikin akun. Hanya pengguna Bukalapak yang sudah terverifikasi emailnya yang bisa mengikuti program ini

4. Oya, asyiknya nih, Bedug Berkah BL ini berlaku untuk semua produk yang mau kita beli di Bukalapak (kecuali voucher pulsa), tapi hanya dapat digunakan untuk 1 kali transaksi setiap harinya

5. Jika teman-teman beruntung mendapatkan kode kejutan Bedug Berkah BL, segera gunakan kode tersebut dalam kurun waktu 30 menit setelah mendapatkan kode tersebut. Ingat, di hari yang sama ya teman-teman, jangan sampai hangus.

6. Kejutan Bedug Berkah BL tersedia dalam jumlah terbatas setiap harinya lo. Dan ini tidak bisa digabung dengan promo lainnya ya.

7. Kejutan Bedug Berkah BL hanya bisa digunakan untuk satu transaksi pada satu resi yang valid. Jika terjadi indikasi resi dengan banyak transaksi dianggap tidak valid, Bukalapak akan mengembalikan dana ke pembeli, dsb.

Oke, mari kita coba!

bedug berkah BL

Eh, jangan lupa. Kalau mau memainkan bedug, belanjanya via aplikasi Bukalapak ya. Yang belum instal, monggo instal dulu. Tinggal klik di tautan yang sudah saya berikan di atas.

 

beduh berkah BL

 

Nah, saya pilihnya sesuai kebutuhan saya, dengan mempertimbangkan juga hal-hal penting dalam memilih blender yang sudah saya ceritakan di atas. Biasanya juga saya cenderung memilih pelapak yang lokasinya lebih dekat. Tahu kan sebabnya?

 

bedug berkah BL

 

Jika setelah menggerakkan hp 3 kali dan terdengan dug..dug..dug, ternyata tidak ada tampilan kode apapun, berarti belum beruntung mendapatkan Kejutan Bedug Berkah BL. Seperti yang saya alami ini.

 

bedug berkah BL

 Lalu? Ya ga papa keless… tetap berharap dan berdoa saja mumpung Ramadan. Karena, di akhir periode kita masih bisa berpeluang mendapatkan hadiah utama berupa 10 Paket Umroh dan Grand Prize : 1 Unit Mobil Honda HR-V. Wow bangetttt…. siapa coba yang nolak?

Untuk melihat nama teman-teman yang masuk dalam daftar undian Umroh atau Mobil, bisa di cek di sini:

Oiya, jangan lupa sekali lagi catet! Masa Periode Belanja Bedug Berkah BL mulai dari 23 Mei – 10 Juli 2016. Jadi kesempatannya masih panjaaaang, tapi jangan sampai ketinggalan juga ya!

 

Salam,

 

WY

48 comments

    • wyuliandari says:

      Aku kasihan saja sama blender ini Mbak. Dia kerja keras banget ngett… hampir tiap hari bikin smuti. Masih tambah tugas bikin bumbu, sama sesekali buat ngalusi jagung buat bakwan. Ha..ha..

  1. Ratna Dewi says:

    Blendernya keren euy, ada kerannya, hihi. Btw soal bumbu dasar, kayaknya aku terinspirasi buat nyetok deh setelah baca postingan ini, biar praktis dan waktu nggak habis di dapur buat bikin bumbu. Btw, kalo buat bumbu dasar biasanya seberapa banyak dan buat berapa hari/berapa kali pakai?

  2. Nunung yuni says:

    Waah blender Oxone nya keren.Blender saya sudah 12 tahun belum ganti ganti juga mbak .Jarang dipakai soalnya..Btw belum pernah coba belanja di buka lapak nih.Pengin belanja belanji juga aah.Siapa tau dapat hadiah..pumpung ada bedug dug..dug berhadiah.

  3. Herva Yulyanti says:

    Baca postingan mba jadi kepikiran lagi untuk beli blender setelah blender rusak oleh suami dipake untuk halusin biji kopi hahaha…

    Galau juga milih yang plastik apa kaca, pengennya yang kaca cuman kayaknya berat diongkir y mba :p *gamaurugi

  4. Zia Subhan says:

    Suka banget lah sama smutiiiii. Hiks! tapi sayang blenderku udah dikebumikan, mati mesinnya sehabis keguyur jadi konslet kayaknya. Mayan ini programnya yah mba, kalo mood udah oke mau ngikut ah… kali rezeki… hehehe 

  5. mariana says:

    aku punya blender selain dipakai buat bikin jus kadang sesekali aku bikin bumbu pecel, tapi pakai yang model kecil bulat itu, emang harus sesuai fungsi ya mbak biar gak cepet rusak 

  6. lianny hendrawati says:

    Wah pengin juga blender oxone, tapi blenderku masih bisa dipake sih, yg sudah rusak chopper untuk mencacah daging dan mixer. Intip-intip Bukalapak ah, siapa tau ada yg cocok dan budgetnya juga cocok πŸ™‚

     

  7. cutdekayi says:

    Aku juga lagi nyari blender nih mba, mau ngejus. Blender yg lama udah terkontaminasi cabaiiiii hihihi. Thankies infonya mbaa, tar aku coba deh dug dug dugnya bukalapak :*

  8. Ranny says:

    Ada blender di rumah tapi jarang pakai πŸ™ tapi saya setuju poin2 memilih blender itu mbak, paling sering amalkan nomor satu πŸ˜€ eheheh

    Dan emang bukalapak ini 'ratjun' deh pengin belanja terus heheheh

  9. dipi says:

    Iihhhhh mbaaa… Topiknya mngingatkan dipi pada nasib blender hadiah kawin 7 tahun yg lalu. Tentu sj sudah almarhum dan sukses dibuang krn sdh tak dpt digunakan. Bulan lalu akhirnya beli lagi, krn masa hamil ini dipi pgn makin banyak konsumsi jus buah bikinan sendiri biar aman. Kurang lebih pertimbangannya sama kyk poin2 yg mba sebutkan. Tpi belinya ga online, nitip teman yg katanya pgn nengokin dipi ke runah… Hahaha. Emak emak ya gituuu.. πŸ˜€

Leave a Reply