Cerita Di Balik Buku: Kuliah Jurusan Apa? Jurusan Teknik Lingkungan

Share

Jurusan Teknik Lingkungan

Cerita Di Balik Buku: Kuliah Jurusan Apa? Jurusan Teknik Lingkungan –   Sebenarnya, pasca terbitnya buku Food Combining: Pola Makan Sehat, Enak Dan Mudah sekitar setahun lalu, saya berniat bisa menghasilkan beberapa buku dalam setahun. Namun beberapa bulan berjalan menulis langsung sekaligus beberapa draft, tampaknya saya harus realistis, target tersebut sangat sulit!

Tuisan tentang proses lahirnya buku pertama berikut sedikit review buku pertama, bisa dibaca di postingan berikut ini:

Buku Food Combining: Mimpi Seorang Writer Wannabe

Buku: Food Combining Pola Makan Sehat Enak Dan Mudah

 

Kemudian saya dangan sadar menurunkan target, satu buku satu tahun dengan isi yang benar-benar bagus dan promosi yang harus saya garap sungguh-sungguh. Pokoknya harus lebih dari buku pertama. Iya dong! Masa gak naik kelas?

Nah, kesempatan datang tiba-tiba. Tanpa diduga peluang muncul siang itu, ketika Chika Ananda, editor Indscript (agensi naskah yang sama dengan buku FC) melempar topik hangat. Penerbit Gramedia mencari draft buku untuk seri Kuliah Jurusan Apa? Sebagai seseorang lulusan Teknik Lingkungan saya ingin jurusan saya dikenal secara proposrional. Sangat disayangkan jika ada adik-adik lulusan SMA yang merasa salah pilih jurusan, lalu balik kanan di semester-semester awal. Atau justru memaksa bertahan dengan hasil yang sama sekali tak bisa dibilang optimal. Beberapa teman seangkatan mengalaminya, saya kehilangan cukup banyak kawan di semester awal karena mereka memutuskan pindah jurusan. Nah, menurut saya sayang sekali kan, biaya yang dikeluarkan 1-2 semester itu tidak sedikit lho! Dan ini tak akan terjadi, jika calon mahasiswa sebelumnya sudah paham, seperti apa sih Teknik Lingkungan yang sebenarnya.

 

Singkat Namun Menantang

Dan… amazing! Pengajuan naskah kali ini, adalah pengajuan tersingkat dalam hidup saya. Karena pasca diajukan, esoknya sudah mendapat lampu hijau tanda persetujuan. Yeayy…. Tak putus-putus saya mengucap Alhamdulillah. Langsung saya tancap gas menyusun draft lengkapnya. Waktunya juga singkat euy! Sebulanan aja. Dan ada beberapa tantangan juga selama penulisannya.

Yang termasuk sangat menantang adalah bagaimana saya menghimpun kisah para alumni Teknik Lingkungan. Wah… sosok-sosok yang saya bidik rata-rata benar-benar orang sibuk. Beberapa akhirnya benar-benar tak terkejar dan saya harus mencari kandidat lain. Ada juga narsum yang hasil wawancaranya di luar ekspektasi. Pokoknya proses ini sangat memacu adrenalin. Ciyehhh…lebay deh

Tapi…. Tapi… ada banyak hal yang sangat membantu memompakan semangat. Dukungan keluarga tentu yang utama. Juga, yang sangat-sangat membuat saya terharu adalah dukungan penuh dari pihak kampus. Memang sejak awal penulisan saya menjalin komunikasi intens dengan ITS. Saya kontak Pak rektor, Kajur TL yang waktu itu adalah Pak Edot (Eddy Setiadi Soedjono) dan sekjur yang saat ini menjabat Kajur TL ITS, Ibu Warmadewanthi. Saya kontak-kontakan juga dengan beberapa dosen dan almuni. Teman-teman L-Limolas (TL ITS angkatan 97) juga sangat support. Pokoknya, bisa dikatakan, ini mungkin akan menjadi buku saya yang benar-benar melibatkan banyak orang, deh.

 

Wajah Teknik Lingkungan

Pada bagian awal buku ini, bahagia sekali bisa ada sambutan dari Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember, almamater kecintaan saya. Saya merasa sangat terhormat beliau berkenan meluangkan waktu untuk sambutan yang luar biasa ini.

Membuka buku ini di bagian prakata, saya sengaja memasukkan pengalaman pribadi sebagai pembuka yang akan mengantarkan pembaca pada bagian isi buku yang sesungguhnya. Sedangkan bagian isi, mulai saya buka dengan sesuatu yang bagi saya cukup emosional. Jakni Jreng-jring! Jreng-jring itu semacam lagu kebangsaan angkatan kami. Lagu yang jika dinyanyikan saat ini mampu menggugah kenangan dan semangat lama. Isinya adalah keriangan kami di awal-awal berkumpul sebagai satu angkatan sebagai mahasiswa baru TL.

Kenapa harus lagu ini yang menjadi pembuka bab? Saya ingin membawa pembaca juga ke sisi psikologi kami, para mahasiswa TL waktu itu. Alasan lainnya adalah, lagu ini menimbulkan rasa hangat di hati penulisnya. Ini saya harapkan menular pada bagian lain buku ini, agar buku ini tak menjadi sekadar textbook yang dingin dan kaku.

Bab 1 ini akan bercerita sekilas tentang apa dan bagaimana jurusan TL Bab-bab selanjutnya akan memaparkan mulai dari apa saja yang dipelajari di Teknik lingkungan (mata kuliah maupun praktikum), lalu apa saja modal penting yang harus dimiliki untuk bisa masuk ke jurusan ini, profil beberapa jurusan teknik lingkungan di sejumlah PTN maupun PTS, dll.

Bagian akhir dari buku ini memuat kisah beberapa alumni jurusan Teknik Lingkungan yang sudah bisa dikatakan sukses di bidangnya. Beberapa di antaranya bahkan sudah berkiprah dalam skala internasional dan sangat membanggakan. Bagian ini saya harap memberi gambaran riil, bagaimana nantinya seorang lulusan TL dapat berkiprah di dunia nyata. 

 

Terimakasih …

Melalui tulisan ini saya ingin mengucapkan terimakasih kepada: 1. Pertama tentu keluarga. Terutama suami, orang pertama yang membuat saya yakin menjadi penulis. Juga Ibunda dan anak-anak saya. 2. Rektor ITS yang juga dosen saya, Prof. Ir. Joni Hermana, MScES, PhD, atas support yang luar biasa serta sambutan beliau di buku ini 3. Bapak Eddy Setiadi Soedjono, terimakasih buat dukungan dan testimonialnya 4. Ibu Warmadewanthi 5. Ibu Susi Agustina Wilujeng 6. Para narasumber yang keren: Mas Fitrian (IDH), Arisandi Dwiharto (PT. Global Solusi Prima), Ibu Dewi Dwirianti, Senior saya Mas Afandi Asnan (PDAM Kota Pontianak), Wahyu Dwi Astuti (Total) 7. Teh Indari Mastuti bersama superteam nya, kalian luar biasa! 8. Chika Ananda, editor Indscript 9. Erni, garda terdepan penjualan buku di Indscript, Mari kita kerja keras lagi, say! 10. Mira Sahid, Makpon KEB dan Mbak Avy, founder Kompasianer Bondo Nekad, atas testimonialnya 11. Teman-teman L-Limolas, terimakasih atas dukungan yang tak pernah habis 12. Teman-teman Alumni SMP 1 Situbondo 94 dan SMA 97, atas supportnya yang luar biasa 13. Terakhir untuk semua teman dan pembaca blog ini, terimakasih untuk tetap setia membaca blog ini. Kalian adalah alasan saya tetap menulis.

26 comments

  1. Endang Ermanto says:

    Jurusan yang kereenn tapi jarang dipublikasi 🙂

    smg semakin banyak yang tercerahkan dan masuk jurusan ini.

    Salam kenal

  2. arisandi says:

    Jadi terharu bacanya…. Hiks… Anyway.. thanks sudah diberikan ruang untuk mengisi tulisan dalam buku yang luar biasa…. Semoga bermanfaat bagi banyak pihak. Amien

  3. Pesona Pagi says:

    mba enak dunk dapet tawaran dari editor, la saya ngajuen tawaran aja blm jg ditrima, apesss, bagi tips dong buat pemula, kayak ane ini biar buku bisa bermanfaat buat banyak orang

  4. ratusya says:

    Aku kalo disuruh nulis ttg jurusanku eh kok ga pede ya. Soalnya lulus aja udah sukur, jadi kayanya ga ahli gitu membahasnya. Beneran deh.

    Makanya aku salut deh mbakWid nulis buku ini. Keceeee!!!!

Leave a Reply