Sirih Gading tanaman cantik penyerap racun

Share

Sirih Gading, Tanaman Cantik Penyerap Racun โ€“ Saya mengenal tanaman ini sudah sejak masa kecil saya dulu. Bapak almarhum dulunya dalah seorang penyuluh pertanian yang sebulan sekali selalu membawa pulang Majalah Trubus. Itulah mengapa di masa kecil saya sudah mengenal berbagai tanaman khususnya tanaman hias. Lagipula sirih gading ini tanaman yang ada dimana-mana.

Tanaman Sirih Gading Merambat Cantik Di Pagar

Konon, tanaman ini biasa ditanam di kawasan keputren, di dalam tembok kraton. Dalam kepercayaan Jawa, konon dianggap membuat orang-orang yang tinggal di sekitarnya betah. Boleh percaya boleh tidak, namun kalau saya pribadi cukup meyakini bahwa segala sesuatu memancarkan energi, juga di sebut aura. Bukan tahayul, namun menurut saya ini cukup logis.

Si Cantik Yang Bandel

Tak berlebihan kiranya kita berikan julukan cantik dan bandel. Tadinya saya kira tanaman ini hanya tanaman indoor,pasalnya saya sering melihatnya menjadi penghias ruangan kantor, loby hotel ataupun ruang tamu sebuah rumah tinggal. Namun ketika saya mencoba menanamnya di teras rumah yang mendapat sinar matahari full dari siang hingga sore hari, ternyata sirih gading ini bisa hidup dan menjalar dengan indahnya.

Dijuluki si bandel, salah satunya juga karena dia bisa bertahan ditanam di media seadanya. Bahkan, sekedar di berikan air dan diletakkan dalam vas, tanaman ini pun bisa survive. Perbanyakannya juga sangat mudah, petik saja batangnya lalu tancapkan di media tanam, atau taruh di vas berisi air, peluang hidupnya sudah cukup tinggi, kok. ( baca juga : Oleander, cantik namun beracun )

Penyerap Racun

Selain cantik dan sedap dipandang, ternyata sirih gading juga efektif menyingkirkan racun. Gas karbon monoksida dan formaldehid pada udara dapat diserapnya. Nah, dengan kemampuannya ini, tampaknya sirih gading menjadi salah satu tanaman yang layak dijadikan pengisi taman, penghias teras hingga ruang tamu Anda.

Cara Menanam dan Merawat

Untuk keperluan dekorasi ruangan, paling mudah dan simpelnya cukup dengan menempatkan sirih gading dalam vas, atau wadah apapun dengan diberikan air. Namun jangan lupa ya, gantilah airnya 2-3 hari sekali agar air tak menjadi sarang jentik nyamuk.

Sirih gading yang saya tanam sebagai penghias pagar dalam foto di atas, saya tanam hanya dengan media tanah kebuh yang gembur dan subur. Sesekali ditambahkan kompos atau pupuk organik berbentuk butiran.

Untuk Anda yang mau sedikit repot menyiapkan media yang ideal, bisa menggunakan campuran tanah kebun: kompos: pasir dengan perbandingan 1:1:1. Stek batang sirih gading yang sehat, lalu tancapkan pada media tersebut. siramlah secukupnya, lalu letakkan di tempat teduh.

Jangan lupa, jika kemarau tanaman ini disirami setiap hari. Penting untuk diingat, tanaman apapun sebaiknya jangan menyiram saat hari panas apalagi langsung disiramkan pada daunnya. Daun bisa rusak terbakar karenanya. Sebaiknya siram tanaman saat hawa agak sejuk misalnya sore, malam, atau dini hari. Selain mencegah daun rusak,menyirm pada waktu-waktu tersebut juga menghindari air lebih banyak menguap daripada terserap tanaman.

Nah,itu tadi cerita singkat tentang Sirih Gading, Tanaman Cantik Penyerap Racunย Anda bisa mencoba menanamnya di rumah ya. lalu letakkan potnya dalam wadah keren, dan iapun siap menyejukkan ruangan Anda.

14 comments

  1. aqib says:

    sepertinya boleh nih tanaman ditanaman di rumah… menambah koleksi… biar rumah ramah lingkungan dan tambah seger…

  2. windhi says:

    mba aku baru seminggu ini punya sirih gading, aki belinya ud dipot gantung nah setiap pagi aku jemur mba, karena taneman ak taruh dlm ruang, pikirku biar kena sinar mthri tiap hri, tp pagi ini wktu mau masukin taneman kok layu tanemannya gak seger it kenapa ya mba? ak siramna sih gk tiap hr 2 hr skli ak nyiramna, apa krena kekurangan air ato gmn ya? tlg pencerahannya mba. trimakasih 

  3. arde says:

    sirih gading memang bikin sejuk, jalan gang depan rumah nenek, tumbuh lebat tanaman sirih gading, kalau lewat rasanya beda ditengah surabaya yang panas

    vivaaat.

Leave a Reply