Ternyata, Produk Kosmetik Illegal Menjamur

Tak terasa tiga jam sudah terdampar disini, sebuah lapak onlen . Berselancar di dunia maya, rasa ingin tahu membawa saya googling dengan kata pencarian “Memilih kosmetika aman”. Sebetulnya sih, juga untuk keperluan riset untuk menulis sebua naskah.

Satu persatu produk disana saya lihat, klik review. Sekilas tampak aneh, karena tak satupun produk yang ber “Brand” jelas. Dan tak satupun produk di sana saya kenal ataupun pernah saya lihat di minimarket bahkan supermarket.

Buseeet dahh. Apa aja yang diaplikasikan kaum saya demi untuk mendapat label “cantik”. Meski sebagai perempuan saya cukup mengenal  jenis produk kosmetik, namun baru kali ini benar-benar sadar,  betapa banyak bahan yang diaplikasikan ke kulit tubuh, kulit wajah, payudara, bahkan organ genital. Gila!

Penasaran, saya coba mulai membuka situs resmi BPOM. Satu demi satu produk saya cari nomor registrasinya.

Waktu tiga jam tak sanggup menyelesaikan semua. Minimal saya rampung mencek beberapa produk. mulai dari Perawatan wajah: Krim anti aging, anti jerawat, whitening, perawatan kulit tubuh: whitening, penghilang bekas luka, payudara: krim pengencang, pembesar, krim untuk mempercantik nipple, Organ genital: pemutih organ kewanitaan, obat keputihan, sampai obat pelangsing, pemutih yang diminum. Hasilnya, semua produk yang sudah dicek tersebut tidak  saya temukan nomor registrasinya. Artinya? Ilegal

O em ji! Sedang produk legal saja belum dapat kita pastikan kualitasnya, apalagi produk tak terdaftar.  Saya telusuri terus berbagai produk yang dijajakan. Bahkan  saya temukan beberapa diantaranya jelas-jelas merupakan produk yang telah dinyatakan berbahaya oleh Badan POM.

Ladies…..beware!

One comment

Leave a Reply