Bersama Kita Mewujudkan Green City, Pasti Bisa !

Ini sebenarnya tulisan lama, saya pindahkan dari blog lama saya di WP. Renungan tentang Green City dalam peringatan Hari Bumi tahun ini.
———————————–

Membuka social media pagi ini, saya diingatkan akan satu hal yang nyaris saja saya lupakan. Teman sesama blogger menulis tentang Earth Day. Yeah.. Hari ini 22 April, diperingati secara internasional sebagai Earth Day, atau hari bumi.

Pada tahun ini peringatan hari bumi internasional mengambil tema : Green Cities. Nah, tema ini mau tak mau membawa kenangan saya kembali pada sekitar tahun 1997-2002. Ketika itu saya masih berstatus sebagai penduduk tidak tetap kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya. Surabaya yang akhir-akhir ini sering dibicarakan karena prestasinya, yang bahkan diakui di dunia internasional. Bu, Risma, sapaan akrab Tri Rismaharini baru-baru ini telah menerima piala penghargaan Surabaya sebagai “Kota Masa Depan”, dalam Socrates Award di London.

pohon ayoman green city

Pohon Ayoman Di Sepanjang Jalan, Foto 2010

Sangat kontras dengan kondisi ketika saya tinggalkan pada awal 2003. Surabaya kini menjadi kota yang hijau, jauh dari kesan keras panas dan semrawut. Sekitar tahun 1998 hingga awal 2000-an, say terbiasa berjalan kaki ke kampus.

Dari tempat kos di daerah keputih, berdekatan dengan TPA (Tempat Pembuangan Akhir Kota Surabaya dahulu) menuju kampus Jurusan Teknik Lingkungan (JTL). (Tahun 2000-an hingga lulus, saya pindah kos ke perumdos, yang hanya lima menit ke Gedung H, kampus JTL waktu itu) Jaraknya? Lumayanlah. Kalau jalannya ngebut, setengah jam-an sudah bisa sampai. Namun kalau mau santai-santai, ya bisa sejam atau lebih. Alamat bakal telat masuk kuliah.

Ha..ha…. Bagaimana rasanya? Berangkat kuliah pagi, sih, enggak masalah! Namun, pas pulangnya siang hari? Widihhh…kulit saya nan eksotis ini (bilang aja gelap) makin bertambah-tambah saja ke-eksotikannya. Sekitar empat tahun lalu, saya di instusi tempat saya bekerja, saya ditugaskan membantu persiapan pensuksesan program Adipura.

Nah, tugas itu salah satunya membuat saya kembali bernostalgia dengan kondisi surabaya. Salah satunya, saya seolah bernapaktilas perjalanan saya saat kuliah dulu. Karena bos besar ingin mencontoh gerakan penghijauan kota yang sangat nyata di Surabaya.

jalan makin teduh green city

Jalan Yang Semakin Teduh

Jalan-jalan yang dahulu acap saya lewati, yang dulunya panas, jarang pepohonan dan sama sekali tidak Indah, seratus persen berubah. Jalan-jalan itu kinimenjelma menjadi tempat berjalan yang sungguh nyaman, dengan pepohonan dan tanaman hias yang tertata indah. Itu baru sekitar ITS, bagaimana bagian Kota Surabaya yang lain? Sama bagusnya!

Jalan-jalan yang lebar dengan pepohonan besar di kiri-kanannya. Sabuk hijau dimana-mana. Pohon-pohon ayoman ditempeli tanaman epifit macam simbar menjangan dan kawan-kawannya, dibawahnya tanaman hias aneka warna ditata apik nan asri. Tidak hanya urusan hijau menghijaukan yang sangat piawai dilakukan Kota Surabaya. Pengelolaan sampah pun digarap serius. Lingkungan di gang-gang sempitpun tertata asri. Sampah basah dikomposkan, sampah kering di setor ke bank sampah, ada pula yang dibuat menjadi kerajinan berdaya jual.

Mencermati apa yang dilakukan di Surabaya, rasanya tak berlebihan jika saya merasa, hal yang sama dapat dilakukan di kota-kota manapun di Indonesia. Belajar dari pengalaman kota surabaya, yang diperlukan adalah tekad kuat dan sinergitas antara pemerintah, masyarakat dan seluruh stakeholder. Saya melihat faktor sinergitas adalah kunci penting. Acapkali saya melihat, atau mendengar informasi, para dosen dari almamater saya turut berkontribusi mewujudkan Surabaya menjadi Kota yang lebih nyaman. Saya, yakin inipun bisa di-adopt dikota-kota lain. Ayo, kita pasti bisa!

surabaya kini green city

Surabaya Kini, Makin Teduh dan Asri

One comment

  1. feel-planet.com says:

    Begitu banyak orang datang ke Jakarta mengejar mimpinya masing-masing. Tapi hanya sedikit yang peduli terhadap kelestarian alam dan keseimbangannya. Kita dapat mewujudkannya bersama-sama, karena kita tidak bisa melakukannya sendiri.

Leave a Reply