Cara Sehat Dan Langsing Dengan Food Combining

Share

Cara Sehat Dan Langsing Dengan Food Combining – Setelah sekitar tiga tahun menganut pola makan food combining, beberapa waktu lalu saya membaca hasil sebuah survey mengenai food combining yang dilansir sebuah portal berita di tahun lalu. survey tersebut menunjukkan hasil, 62 persen responden pernah mencoba food combining, 23 persen mengenal namun belum mencoba dan hanya 14 persen sisanya yang sama sekali belum mengenal.

0_sarapan buah

Menilik hasil survey di atas, dapat dikatakan bahwa food combining adalah jenis diet yang cukup populer saat ini. Padahal di lingkungan saya, sering saya dianggap aneh akibat pola makan ini. (Baca juga: Pro Kontra Food Combining)

 

Sebagai bukti lainnya, buku tentang food combining yang ditulis oleh Andang Gunawan, seorang ahli nutrisi terapi lulusan Queensland Institute of Natural Science, juga telah menjadi salah satu buku bestseller. Mengapa food combining begitu menarik? Apa perbedaannya dengan berbagai jenis diet lainnya yang sudah lebih awal populer? Saya coba tuliskan di sini.

Bukan Sekedar Diet Langsing ! Diet, dalam pengertian luas, bukan sekedar bertujuan mengurangi berat badan. Ada beragam jenis diet, dengan tujuan yang terkadang berbeda pula. Diet rendah kalori banyak dilakukan untuk mengurangi berat badan dan mendapatkan tubuh langsing idaman banyak perempuan.

Food combining, meski banyak disebut-sebut sebagai “bukan diet langsing”, namun telah terbukti di kalangan pengikutnya banyak berhasil membantu mencapai berat ideal. Bahkan pada orang-orang yang mengalami obesitas sejak masa kecil mereka. Tak hanya berat  ideal yang di dapat, karena memang food combining lebih berfokus pada tujuan sehat.

Nah, jika Anda ingin langsing dalam tubuh yang sehat, tampaknya food combining pilihan ideal. Namun jika fokus Anda hanya langsing, apalagi Anda menginginkan penurunan berat badan yang sangat cepat, lebih baik lupakan saja food combining. Boleh jadi Anda akan kecewa, karena food combining tidak bekerja sesuai keinginan Anda.

Mengenal Irama Sirkadian Tubuh Salah satu hal yang unik dari food combining, yang tidak terdapat pada jenis diet lainnya adalah, food combining sangat memperhatikan,  kapan dan makan apa? Food combining mengacu pada irama sirkadian tubuh. Setiap fungsi dalam tubuh kita, termasuk pencernaan, mempunyai irama biologis. Sistem pencernaan terbagi atas tiga fase (fase cerna, fase serap dan fase buang),  ketiganya simultan aktif selama 24 jam. Apabila salah satu fase mengalami hambatan, maka fase berikutnya akan ikut terhambat.

Fase Cerna : 12.00-20.00 Pada fase ini, semua organ cerna siap menerima makanan yang masuk ke tubuh. Rentang waktu ini adalah saat terbaik kita mengkonsumsi makanan selain buah, dengan catatan tetap memperhatikan kombinasinya agar tak memberatkan organ cerna.

Fase Serap:  20.00-04.00 Fase ini adalah waktu untuk tubuh berkonsentrasi menyerap zat-zat makanan yang telah dicerna.

Fase Buang:  04.00-12.00 Pada fase ini, tubuh mengalokasikan sebagian besar energi untuk pembuangan sisa metabolisme. Sisa metabolisme yang dikeluarkan berupa feses, keringat, maupun urine. Agar proses pembuangan ini dapat berlangsung dengan baik, maka sebaiknya pada fase ini (bersamaan dengan waktu sarapan hingga sebelum makan siang) tidak dikonsumsi makanan yang berat di cerna. Mengapa ? Alasannya adalah agar energi dapat terkonsentrasi pada proses buang saja, dan tidak terganggu dengan masih harus melakukan pencernaan yang berat. Itulah sebabnya, mengapa food combining memilih buah sebagai sarapan.

Mengenal Konsep Asam Basa pH berasal dari singkatan potential of Hydrogen, merupakan ukuran konsentrasi ion hidrogen yang menunjukkan keasaman atau kebasaan suatu zat. Nilai pH bervariasi dari 1 hingga 14. Lalu apakah hubungannya pH dengan pola makan? Tubuh yang sehat, dengan semua fungsi organ dan sistem di dalamnya berjalan normal tanpa masalah memiliki pH darah yang netral. pH darah netral berada pada kisaran 7,35-7,45. Akan tetapi yang umum terjadi, akibat pola hidup khususnya pola makan, kebanyakan pH darah menusia bergeser ke arah asam. Pada kondisi inilah muncul berbagai keluhan, mulai keluhan ringan (seperti mudah lelah, pegal, dan migrain), hingga keluhan berbagai penyakit degenaratif bahkan kanker. Food combining bertujuan mencapai kondisi pH optimal, salah satunya dengan memperbanyak asupan makanan pembentuk basa. Buah dan sayuran adalah makanan pembentuk basa. Jangan rancu dengan rasa buah yang cenderung asam, karena meski demikian, di dalam tubuh, buah akan membentuk basa. Dengan catatan, buah dikonsumsi dengan benar.

Padu Padan yang Serasi dan Tak Serasi dalam Food Combining Food combining menekankan keserasian padu padan unsur makanan. Hal ini mengacu pada aktifitas enzim pencernaan, dan dimaksudkan untuk mencapai kondisi pencernaan yang sehat dan semua unsur makanan dapat tercerna secara optimal. Untuk dapat memahami padu padan serasi dan tak serasi, perlu dipahami tiga unsur utama dalam makanan, yaitu : karbohidrat, protein dan sayur-sayuran.

Mengapa hanya tiga unsur? Sebenarnya ada sangat banyak unsur makanan, namun kombinasi ketiga unsur ini adalah yang utama dan sering di bahas. Unsur pertama adalah karbohidrat. Nasi, umbi-umbian dan aneka tepung-tepungan hampir selalu disebut sebagai sumber karbohidrat, padahal tak mesti dari bahan tersebut karbohidrat kita dapatkan. Sumber karbohidrat yang baik adalah yang masih vitamin, mineral,serat dan substansi lain yang bermanfaat bagi tubuh. Dan sebaiknya, karbohidrat  tidak dimakan berlebihan, secukupnya saja.

Selanjutnya, adalah protein. Unsur dikenal sebagai pembentuk sel. Protein yang berasal dari sumber-sumber hewani di anggap sebagai makanan super sehat. Penganut food combining sangat proporsional memandang protein hewani. Berbeda dengan vegetarian yang berpantang protein hewani. Food combining hanya mengajarkan untuk makan protein hewani secukupnya saja. Alasannya? Penguraian protein hewani menjadi asam amino sehingga dapat diserap tubuh membutuhkan waktu cerna yang lama dan menghabiskan banyak energi.  Prosesnya pun dipandang rawan menghasilkan protein cacat dalam tubuh, yang pada akhirnya akan menjadi sampah metabolisme lalu mengakibatkan serentetan penyakit.

Unsur ketiga adalah sayuran-sayuran. Sayuran mengandung banyak vitamin, mineral, serat. Dan jika dikonsumsi dalam keadaan segar, unsur ini dapat melimpahi tubuh dengan enzim yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Sayuran juga membantu memudahkan lambung untuk mendorong makanan.

Prinsip Utama Sebagian orang menganggap, bahwa prinsip-prinsip dalan food combining itu rumit alias njlimet. Padahal, menurut saya, prinsip utamanya sebenarnya sederhana. Bagi Anda yang ingin mencoba food combining, saran saya, kuasai saja dulu prinsip utama ini.

Konsumsi buah secara eksklusif dalam perut kosong, Jangan mencampurkan karbohidrat dan protein hewani. Buah, harus dikonsumsi dalam kondisi perut kosong. Mengkonsumsi buah juga jangan dicampurkan dengan unsur lain, bahkan sayur sekalipun. Protein hewani juga tidak dibenarkan dikombinasikan dengan karbohidrat dalam satu sajian. Lalu apa padanan makan protein hewani? Sayur, utamanya sayur segar.

Bagaimana Eksekusinya? Hari dimulai dengan segelas air jeruk nipis hangat. Ya, ini menjadi pembuka hari bagi seorang FC-er. Jeruk nipis hangat berguna sebagai penyegar liver yang telah berupaya keras mendetoks.

Sarapan seorang FC-er adalah buah-buahan segar. Kriterianya adalah buah yang manis, berserat, berair dan matang sempurna.Makanlah buah secara repetitif. Jadi,kalau lapar makan lagi.Lapar lagi, ya makan lagi, demikian hingga sekitar sejam sebelum waktu makan siang. Nah, sekarang makan siangnya apa? Biasa saja. Bisa pilih sesuai prinsip di atas. Kalau mau menu pati, berarti temannya adalah segambreng sayuran dan protein nabati (tahu,tempe, jamur,dll). Jika menginginkan menu protein (protein hewani), berarti Anda harus menyandingkannya dengan sayur, terutama sayuran mentah. Untuk makan malam juga berlaku prinsip demikian. Siapa yang ingin mencoba FC. Yuk coba, cara sehat dan langsing dengan food combining.

17 comments

    • wyuliandari says:

      Sahur ada dua pilihan.
      Pertama buah eksklusif, tata caranya sama dengan sarapan sebagaimana biasa hanya waktu menyesuaikan wkt sahur

      Kedua, buah dilanjut menu pati. Jadi sehabis makan buah, dijeda sedikitnya 30 menit, lanjutkan dengan menu karbohidrat+sayur+protein nabati. Jeda lagi lalu tutup dengan 1-2 gelas air menjelang subuh.

  1. Yuli Yuliawati says:

    Keren banget artikelnya mba, saya follow twitter nya mba, ternyata websitenya mba memberikan informasi dan penyampaian artikel nya sangat ringan dan menarik. perlu banyak belajar nich. dari mba

  2. Elisa Koraag says:

    Informasi ini yang saya perlu. Saya sudah mulai sejak beberapa tahun lalu (Sekitar 5 tahun) dengan sarapan buah. Tapi tidak dimulai dengan jeniper hangat. Sejauh ini saya sukses mengurangi berat badan (Sekitar 8 kg) tapi saya mengubah pola makan bukan untuk mengurangi BB. Ternyata pola makan yang baru membuat saya enjoy dan BB turun tanpa terasa. Terima kash informasinya.

     

    • wyuliandari says:

      Terimakasih Mbak Icha

      Iya, harus ngaku saya. Sebagian besar blogpost saya miskin ilustrasi. mulai sekarang gak boleh males bikin foto atau cari ilustrasi deh. Terimakasih banyak saran-sarannya.

  3. Ulfi says:

    Mba mo nanya ya… kalo misalnya dalam 1hari pas makan siang aku makan karbohidrat… trus makan malamnya aku makan protein hewani bole?? 

    Atau sebaliknya dalam 1hari pas makan siang aku makan protein hewani tapi pas makan malam aku konsumsi karbohidrat… itu bole ga??

    Atau harus dalam satu hari kalo karbo yaa karbo terus… kalo protein hewani ya itu trus dalam sehari?? Soalnya pengen nyoba… tapi masih bingung…

  4. Aisyah says:

    Mindset sebagian besar orang bahwa diet untuk langsing itu perlu diubah. Penggunaan kata diet juga perlu dihindari, harusnya perubahan pola makan menjadi lebih sehat (healthy dietary pattern). Saya baru sadar tentang hal ini saat menonton acaranya Sarah Sechan. Waktu itu bintang tamunya adalah Dewi Hughes. Tahu kan dengan Kak Hughes? Dulu badannya sudah termasuk obesitas, sekarang dia jadi lebih sehat karena mengubah pola makannya. Kata dia, tujuan utama pola makan sehat itu adalah badan yang sehat. Berat badan ideal itu adalah hasil sampingannya saja. Jadi sekarang saya tak lagi mengejar hasil "langsing" hehe.

    Salam sehat ya Mba Widya. Saya belum menjalani FC, tapi tertarik dengan FC setelah membandingkannya dengan berbagai jenis diet yang populer sekarang ini. Dari informasi yang telah saya dapat, FC ini yang pola makan yang paling ga bikin orang menderita. Tetap boleh makan, tapi dengan padu-padan yang benar. 

Leave a Reply