Solusi Atasi Pencemaran Lingkungan

Share

Artikel di bawah ini adalah arsip ketika saya diundang untuk memberikan materi on air di Radio Mahardika FM Bondowoso. Diskusi lingkungan yang berlangsung sekitar 1 jam, memberikan pelajaran bahwa informasi masalah lingkungan yang benar ternyata amat dibutuhkan masyarakat. Dialog difokuskan pada masalah sumber pencemaran lingkungan dan solusi mengatasi pencemaran lingkungan.

———-

Pertumbuhan penduduk mengakibatkan aktifitas ekonomi meningkat yang memiliki dampak pada resiko pencemaran dan kerusakan lingkungan.  Kerusakan lingkungan tersebut mengubah fungsi dan struktur dasar ekosistem pendukung kehidupan. Pada akhirnya, manusia akan mendapatkan dampak buruk dari kerusakan lingkungan mulai dari serangan penyakit, penurunan tingkat ekonomi, bencana alam bahkan kematian.

Pencemaran Lingkungan

Apa sih arti dari pencemaran lingkungan hidup ? Pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi sesuai peruntukkannya (Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Hidup Ps 1 angka 12)

Pencemaran dikategorikan menjadi : pencemaran tanah, pencemaran udara dan pencemaran air. Sekarang kita lihat penjelasan lebih detailnya.

1. Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah terjadi ketika limbah masuk ke dalam tanah sehingga fungsi tanah mengalami penurunan menjadi keras dan tidak subur  dan tidak mampu lagi mendukung aktifitas manusia. Bisa dibayangkan jika tanah mengalami kerusakan maka tanah tidak lagi produktif dimana hasil pertanian akan mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Pencemaran tanah berasal dari limbah domestik seperti hasil buangan dapur, limbah industri yang belum diolah dan penggunaan pupuk kimia buatan yang berlebihan.

Baca juga artikel berikut ini :

2. Pencemaran air

Pencemaran air terjadi ketika limbah masuk ke dalam air sehingga kualitas air menurun. Air menjadi tidak layak lagi untuk dikonsumsi.  Sumber limbah tersebut berasal dari limbah domestik dan limbah industri serta pertanian yang tidak mengalami pengolahan lebih dahulu.

Limbah Domestik

Limbah domestik berasal dari aktifitas rumah tangga. Limbah domestik merupakan sumber pencemar air terbesar. Seiring pertambahan jumlah penduduk, maka makin besar pula jumlah limbah domestik. Limbah domestik dapat berupa padatan dan cairan, baik yang mudah terurai maupun yang sulit terurai. Bahkan limbah domestik dapat berupa bahan beracun berbahaya (B3).

Limbah Lalu Lintas

Limbah lalu lintas berasal dari tumpahan bahan bakar kendaraan dan minyak pelumas yang mengenai badan air atau air. Tumpahan minyak mentah di laut adalah contoh nyata dari pencemaran akibat kendaraan.

Lebih lanjut baca :

Limbah Pertanian

Limbah pertanian berasal dari pemupukan, pestisida dan herbisida yang berlebihan. Pestisida dan herbisida ini tidak mudah terurai sehingga akan mengendap di dasar tanah, di sungai, di danau bahkan di laut dan merusak organisme yang hidup di air. Pupuk buatan mengakibatkan eutrofikasi pada badan air atau perairan terbuka.

Persoalan pertanian yang berkaitan dengan penyediaan air, bisa Anda baca lebih lanjut di Permasalahan Kali Sampean dan Upaya yang harus dilakukan untuk menjaganya.

Solusi Mengatasi Pencemaran Air

Setelah kita tahu sumber – sumber pencemaran air di atas, lantas apa yang harus dilakukan untuk menjaga kelestarian kualitas dan kuantitas sumber daya air.

Langkah utama yang dilakukan adalah melibatkan peran serta masyarakat untuk tidak membuang sampah di badan air atau sungai, tidak menjadikan sungai sebagai tempat untuk mandi – cuci – kakus baik untuk manusia maupun hewat ternak, membuat kolam pengelolaan limbah baik padat maupun cair sebelum dialirkan ke sungai. Pembuatan tempat pengolahan limbah juga harus dilakukan oleh industri. Pasalnya, limbah yang berasal dari industri, seringkali mengandung bahan beracun berbahaya.

Untuk menyukseskan hal itu, pemerintah harus terus menerus memantau dan memberikan bantuan serta hukuman bagi para pelanggar.

Pencemaran Udara

Pencemaran udara terjadi ketika limbah masuk ke dalam udara sehingga kualitas dan kuantitas udara berubah sehingga tidak kondusif lagi bagi kehidupan. Sumber limbah berupa debu dan asap yang berasal dari aktifitas manusia,  kendaraan bermotor, kebakaran dan industri.

Pencemaran udara memiliki dampak yang amat vital yang mengakibatkan penurunan kualitas kesehatan manusia, munculnya berbagai penyakit berkaitan dengan pernafasan dan kulit, memunculkan hujan asam serta memicu pemanasan global. ( Lebih lanjut baca : Upaya mengatasi pemanasan global )

Pencemaran udara dapat dikendalikan dengan melakukan langkah – langkah berikut ini :

• Penggunaan bahan bakar yang  ramah lingkungan dan teknologi mesin transportasi yang efisien
• Penggunaan  alat dust collector untuk menangkap debu yang keluar dari cerobong pabrik.
• Menggalakkan penanaman tumbuhan yang mampu menyerap dan mengkonversi zat pencemar udara.

Demikian artikel singkat mengenai solusi atasi pencemaran lingkungan.  Semoga bermanfaat.

 

One comment

Leave a Reply