Solusi Atasi Pencemaran Minyak Mentah di laut

Pencemaran Minyak Mentah di laut–Tumpahan minyak mentah di laut dan pantai dalam skala besar sudah terjadi beberapa kali. Tumpahan itu terjadi,sebagian besar, akibat dari tabrakan antara kapal tanker, seperti tabrakan kapal tanker Kashmir dengan kapal kontainer Sima Buoy yang mengakibatkan 30.000 ton minyak tumpah dan kebakaran hebat.

Tumpahan minyak akibat Kecelakaan kapal tanker

Dampak Akibat Pencemaran Minyak

Keindahan Pantai Menjadi Rusak

Tumpahan minyak yang mencapai pantai mengakibatkan pantai menjadi kotor dan bau. Tanaman, batuan, pasir bahwa hewan akan tertutupi warna hitam dari minyak tersebut. Kita bisa melihat contohnya di Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu. (baca juga : Mengatasi tumpahan minyak di perairan manyar )

Kerusakan Biologis

Kerusakan biologis tersebut diakibatkan oleh efek letal yaitu akibat zat – zat kimia dan fisika mengganggu proses sel dan sub sel makhluk hidup sehingga mengakibatkan kematian serta efek sub-letal yaitu terjadinya perubahan perilaku makhluk hidup.

Dibutuhkan waktu lama untuk memulihkan dampak dari efek letal dan sub-letal.

Bakteri laut akan terhambat pertumbuhannya

Senyawa toksik yang berasal dari minyak bumi dan proses biodegradasi mengakibatkan pertumbuhan bakteri laut terhambat. Beberapa jenis mikroorganisme dan organisme akan berkurang, namun ada pula yang bertambah yaitu organisme yang mampu memanfaatkan hidrokarbon minyak bumi.

Terjadi penurunan alga dan protozoa

Penurunan populasi itu terjadi akibat kontak dengan lapisan minyak di permukaan air. Penurunan jumlah plankton berlangsung singkat karena plankton akan mampu memproduksi kembali populasi dirinya. Namun, spesies di atasnya, seperti moluska, ikan dan udang -udangan akan butuh lama memulihkan populasi mereka.

Kehancuran Organisme Tidak Bergerak

Organisme yang tidak bisa bergerak bebas seperti bentik, mendapatkan pengaruh terburuk dari tumpahan minyak. Membutuhkan waktu lebih 10 tahun untuk pemulihan organisme jenis ini. Dampak kian buruk jika kondisi pantai berdasaar lembut, bukan pantai karang.

Kematian Burung – Burung

Setiap terjadi tumpahan minyak di laut dan pantai, akan diikuti kematian burung dalam jumlah besar. Kenapa hal ini bisa terjadi ? Karena burung – burung terkecoh akibat lapisan minyak terkesan laut tenang. Mengundang mereka untuk datang. ketika mendarat ke atas lapisan minyak, burung – burung tidak bisa lepas lagi.

Pengaruh Terhadap Manusia

Pengaruh buruk terhadap manusia terjadi akibat ikan yang dikonsumsi manusia banyak mengandung senyawa aromatik atau karsinogen. Dalam jangka panjang, senyawa hidrokarbon minyak bumi tersebut menurunkan kesehatan manusia.

Cara Mengatasi Pencemaran Minyak Mentah

Ada beberapa cara mengatasi tumpahan minyak mentah dan pencemaran minyak mentah di laut. Setiap cara ini diterapkan sesuai dengan kondisinya masing – masing. Jadi bersifat situasional.

1. In-situ burning

Cara ini menggunakan pembakaran minyak mentah yang tumpah. Cara pembakaran ini mensyaratkan adanya pembatas penyebaran minyak ( dinamakan booms) yang tahan api.

Ada kelemahan dari teknik in situ burning yaitu supaya minyak bisa terbakar, tumpahan minyak harus memenuhi ketebalan tertentu. Juga, dampak dari pembakaran minyak terhadap ekologi laut. Penyebaran api yang tidak terkontrol akan sulit dikendalikan.

2. Penyisihan tumpahan minyak secara mekanis

Dengan memindahkan minyak ke dalam wadah menggunakan skimmer dan melokalisir minyak menggunakan pembatas (booms). Cara ini terhitung aman secara ekologi meskipun sulit dengan kendala lapangan yang banyak seperti gangguan oleh angin, gelombang dan air laut.

3. Bioremediasi

Dengan cara ini, tumpahan minyak dipercepat proses alaminya menjadi produk yang tidak begitu berbahaya sperti menjadkannya biomassa, air dan COS. Caranya dengan memberinya nutrien. Bioremediasi tergolong ramah lingkungan namun menghadapi kendala yaitu tidak efektif untuk lokasi di laut lepas. Hanyak efektif di daerah pantai yang berpasir dan berkerikil.

4. Penggunaan sorbent

Cara ini akan mengubah fasa minyak dari cair menjadi padat sehingga mudah disisihkan dan dikumpulkan melalui mekanisme absorbsi dan adsoprsi. Sorbent tersebut bersifat oleofobik, hidrofobik dan mudah disebarkan ke permukaan minyak. Contoh sorbent adalah rumput kering, jerami, serbuk gergaji, kapas, dan lempung .

5. Dispersan kimiawi

Dengan cara ini minyak akan dipecah menjadi tetesan kecil (droplet) sehingga akan aman bagi binatang atau tidak memerangkap binatang). Lebih lengkap mengenai dispersan kimiawi silahkan baca : Mengenal dispersan kimiawi untuk atasi tumpahan minyak mentah.

Demikian tulisan saya, yang merupakan versi ringkas dan pernah dimuat di media massa, tentang cara mengatasi pencemaran minyak mentah di laut )

2 comments

  1. akang says:

    Artikel yang memberikan pencerahan, sehingga lebih mengetahui tentang kejadian pencemaran minyak di laut. Terimakasih, ditunggu kunjungannya 🙂

Leave a Reply