Upaya Pencegahan Pemanasan Global Skala Rumah Tangga

Pencegahan Pemanasan global ternyata bisa dilakukan dalam lingkungan terkecil yaitu rumah tangga. Mengapa pemasanan global ini menjadi hal yang harus diperhatikan ? Karena, pemanasan global telah membawa ancaman yang serius terhadap kehidupan manusia.

Dalam Undang-Undang nomor 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup disebutkan bahwa Pengelolaan lingkungan bukan saja tanggungjawab pemerintah tetapi juga  masyarakat. UU ini perlu diperhatikan oleh masyarakat pasarnya limbah dari rumah tangga atau sektor domestik telah berkonstribusi pada permasalahan lingkungan.

Apa saja yang harus dilakukan oleh masyarakat untuk mengurangi pemasanan global ? (baca juga : Dampak pemasanan global pada sektor kelautan )

Pemanasan Global dan Perubahan Iklim

Proses Terjadinya Pemasanan Global

Proses Terjadinya Pemasanan Global

Pemanasan global adalah peningkatan temperatur atmosfer Bumi. Fenomena alam ini menyebabkan temperatur permukaan laut naik, peningkatan penguapan ke atmofer , perubahan tekanan udara dan berujung pada perubahan pola hujan. Pemanasan global mengakibatkan terjadinya perubahan iklim. ( Baca juga : Bersatu mengatasi ancaman perubahan iklim )

Apa saja akibat dari Perubahan Iklim itu ?

Terjadi pencairan es di kutub yang berakibat naiknya permukaan air laut
– Peningkatan permukaan air laut akan mengancam daratan. Banyak pulau yang berkurang luasnya, bahkan ada yang tenggelam

– Musim hujan dan kemarau tidak berjalan sesuai jadwalnya lagi akibatnya terjadi banjir, kekeringan, rawan pangan dan longsor
– Ancaman kebakaran hutan akibat kemarau yang berkepanjangan dan berkurangnya persediaan air tanah
– Ancaman pada kehidupan fauna yang tidak mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim
– Perubahan perilaku binatang, terutama yang kecil seperti nyamuk malaria sehingga memicu peningkatan serangan penyakit malaria akibat masa inkubasi nyamuk makin pendek.
– Munculnya badai dengan frekuensi lebih banyak.

Langkah Kecil Berdampak Besar

Lalu, apa yang haru kita lakukan ? Ternyata, kita bisa berperan mengurangi pemanasan global dan perubahan iklim dengan berperilaku atau gaya hidup ramah lingkungan.

a) Hemat penggunaan listrik

Gaya hidup ramah lingkungan yang pertama adalah hemat dalam penggunaan listrik. Berikut tips hemat listrik :

– Pilih dan gunakan lampu hemat energi dan matikan lampu jika tidak digunakan
– Gunakan alat – alat listrik sesuai dengan kebutuhan kita, seperti lemasi es satu atau dua pintu, magic Com ukuran besar atau sedang
– Jika mengunakan mesin cuci, kumpulkan cucian supaya cukup dengan kapasitas mesin cuci baru digunakan. Jangan gunakan mesin cuci jika pakaian yang dicuci baru sedikit.
– Buatlah rumah sehingga cukup cahaya dan aliran udaranya baik, sehingga tidak terlalu sering menggunakan lampu dan AC

b) Hemat pemakaian air

Air termasuk barang mahal yang harus kita hemat dalam pemakaiannya. Berikut tips hemat air :

– Gunakan air seperlunya. Jika kita memakai shower, matikan krannya saat kita kramas, gosok gigi atau bercukur kumis.
– Gunakan air bekas cuci mobil, sayuran dan buah-buahan untuk menyiram tanaman, atau merendam lap kotor.
– Periksa kran air, apakah ada kebocoran. Kran air yang tidak bocor akan menghemat air. (baca juga :

c) Menghemat Penggunaan kertas dan tinta

– Gunakan kertas yang sudah dipakai untuk menulis sekedar corat -coret atau membuat konsep
– Batasi penggunaan tissue, pamper dan produk disposable lainnya serta ganti dengan sapu tangan atau kain
– Kumpulkan kertas bekas yang tidak dipakai, bisa didaur ulang atau berikan ke pemulung.

d) Hemat pemakaian bahan bakar

Polusi akibat kendaraan bermotor memberi sumbangan besar pada gas penyebab pemanasan global. Kita bisa menguranginya dengan menerapkan tips hemat bahan bakar berikut ini.

– Rawat mesin kendaraan bermotor supaya tetap berfungsi optimal
– Periksa ban sehingga tekanan ban sesuai dengan yang disarankan
– Gunakan kendaraan sesuai dengan kebutuhan. Jika nyaman, aman dan mungkin menggunakan kendaraan roda dua, pergunakan roda dua meskipun memiliki kendaraan roda 4.

e) Kelola sampah rumah tangga dengan baik

– Pilah sampah organik dan non organik. Sampah organik bisa kita gunakan sebagai kompos. Sampah non organik kita pilah lagi, jika memungkinkan simpan sampah non organik yang masih bisa digunakan
– Bawalah tas belanja sendiri sehingga mengurangi penggunaan tas plastik
– Hindari memusnahkan sampah dengan cara membakar.

( Baca juga : Pengelolaan lingkungan skala rumah tangga)

 

Leave a Reply