Pengaruh Kegiatan Usaha Terhadap Lingkungan Hidup

Kegiatan industri dan usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seringkali menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Banyak yang tidak menyadari hal tersebut. Banyak yang masih beranggapan bahwa kerusakan lingkungan, seperti air, tanah dan udara tidak berpengaruh apa-apa bagi manusia. Tentu saja anggapan ini salah.

Berikut adalah uraian dampak negatif yang ditimbulkan dari kegiatan usaha manusia bagi lingkungan.

Penurunan Kualitas dan Kuantitas Air

pencemaran air

pencemaran air

1.  Debit air tanah berkurang

Kebutuhan air beberapa jenis usaha sangat besar, seperti pabrik gula. Kebutuhan air tersebut dipenuhi dengan cara pengeobaran air bawah tanah. Dampak jangka panjang adalah terjadinya penurunan muka air tanah. Masyarakat sekitar pabrik gula akan kekurangan air bersih.

Di daerah pantai, dampak dari penurunan muka air tanah adalah masuknya (intrusi) air laut ke daratan sehingga air tawar tercemar menjadi asin.

2. Temperatur air naik

Limbah cair indutri yang masih bertemperatur tinggi biasanya langsung di buang ke badan air. Tidak ada pendinginan terlebih dahulu. Akibatnya temperatur air ikut naik dan makhluk hidup yang terdapat di dalamnya ikut mati.

3. Terjadi perubahan warna dan kekeruhan air

Air yang keruh dan warnanya berubah menjadi tidak indah lagi. Kekeruhan terjadi akibat zat padat tersuspendi ke air sebagai contoh limbah cair yang berasal dari bekas penyemprotan cerobong pabrik gula.

4. Perubahan tingkat keasaman atau pH air

Derajat keasaman yang tinggi membuat air sulit untuk diolah dan menjadi lingkungan yang buruk bagi makhluk hidup. Limbah dari pabrik tahu,salah satu contoh limbah dengan pH tinggi. Jika limbah tahu ini dibuang ke badan air, maka pH air akan ikut naik.

5. Bau yang menyengat

Beberapa jenis usaha memiliki limbah dengan kandungan organik yang tinggi seperti limbah perhotelan, tempat pemotongan hewan, limbah tahu dan limbah tempe. Jika limbah ini dibuang ke badan air, maka kandungan organiknya akan mengalami pembusukan. Akibatnya sangat jelas, yaitu akan muncul bau tidak sedap dari air.

6. Berkurangnya kadar oksigen terlarut (DO)

Pembusukan bahan limbah organik ternyata berakibat juga pada berkurangnya kadar oksigen dalam air. Dengan air memiliki kadar oksigen yang rendah, maka kehidupan makhluk hidup akan terganggu. (baca juga : Cara pengelolaan lingkungan skala rumah tangga )

Penurunan Kualitas Udara

Solusi Pencemaran udara

Pencemaran udara

Kualitas udara mengalami penurunan dengan diindikasikan oleh parameter sebagai berikut :

1. Meningkatnya kadar karbon di atmosfer

Gas buang dari pabrik memiliki kandungan karbon yang tinggi berupa karbondioksida dan karbonmonooksida. peningkatan jumlah gas karbon di atmosfer akan menghalangi radiasi cahaya Matahari yang memantul ke luar angkasa. Akibatnya, Bumi akan makin panas. Peristiwa ini dinamakan Pemanasan Global. ( baca juga : Dampak pemanasan global pada sektor kelautan)

2. Tersebarnya debu atau partikulat

Limbah lain dari pabrik yang dikeluarkan adalah debu, secara umum dinamakan partikulat yaitu zat padat berukuran sangat kecil. Meningkatnya jumlah debu tersebut akan mengganggu saluran pernafasan.

3. Tersebarnya gas – gas berbahaya

Gas – gas pencemar yang berbahaya juga tersebar di udara. Gas – gas ini memberikan dampak buruk bagi manusia.

Penurunan Kualitas Tanah

1. Struktur tanah mengalami perubahan

Jenis tertentu limbah yaitu yang mengandung minyak atau lemak menjadikan tanah menjadi liat dan keras. Akibatnya, tanah tersebut akan sulit diolah.

2. Komposisi tanah mengalami perubahan

Dalam mendirikan gedung bangunan maka perlu dipertimbangkan kemiringan tanah dan konservasi. Jika, hal itu diabaikan maka unsur hara yang terkandung dalam tanah akan hanyut digerus hujan. Akibatnya, kesuburan tanah akan hilang.

3. Fungsi konservasi vegetasi di atas tanah akan hilang

Industri yang membutuhkan kayu sebagai bahan utama atau bahan pendukung sudah pasti akan menebang pohon – pohon keras. Berkurangnya jumlah pohon akan mengurangi bahkan menghilangkan unsur hara dan fungsi pohon sebagai penahan longsor dan penahan air hujan.

Kualitas Kesehatan Manusia Menurun

Bukan hanya lingkungan fisik yang menurun kualitasnya, namun juga  kualitas kehidupan  manusia, yaitu :

– Manusia akan kesulitan mendapatkan air bersih akibat pasokan air berkurang berkurang dan kualitasnya menurun
– Manusia akan mengalami gangguan pernafasan akibat udara tercemar
– Tekanan mental akan meningkat akibat pencemaran udaran yaitu meningkatnya kebisingan.
– Ancaman terkena penyakit kulit akibat tercemarnya air.

Karenanya, untuk menghindari berbagai dampak negatif di atas, setiap usaha industri yang dilakukan perlu dilakukan kajian lingkungan dan ijin lingkungan yaitu UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan) dan menyusun dokumen AMDAL. (baca juga : Pencegahan pemanasan global skala rumah tangga)

 

Leave a Reply